logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 21 November 2003 Surat Pembaca  
Line

Reuni SGBN Kendal

Halo teman-teman alumni SGBN Kendal, untuk menuntaskan kerinduan semua angkatan akan diadakan temu ka ngen. Sebagai pendahuluan ada temu teknis pada 6 Desember 2003 pukul 09.00 di aula Kecamatan Patebon Kendal.

Rekan-rekan dapat menghubungi Asfiak Mochtar Patebon (0294) 382487, Basuki BA Kendal (0294) 383072, Susilo Sukorejo (0294) 451004, Seni Sumarni Boja (0294) 572552, Sutrisno Kadi Mijen (0294) 571863, Masiah Tugu (024) 7603794, Paryatun Weleri (0294) 643419. Surat Pembaca ini juga sebagai undangan.

J Sutrisno Kadi
Jl Raya Mijen Rt 1/Rw 2
Mijen Semarang 50218

***

Tanggapan Depag Banjarnegara

Menanggapi dan meluruskan tulisan di Surat Pembaca 16 November 2003 Sdri Idah, Rakit Banjarnegara kami sampaikan penjelasan sbb: Kepala Kantor Dep Agama Banjarnegara sama sekali tidak pernah mengadakan pungli (pungutan liar) kepada calon jamaah haji th 2004 M sebagaimana dituduhkan Sdri Idah.

Kronologis terjadinya infaq Rp 10.000 tersebut, para ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom) bersama para petugas haji daerah saat penataran 14-15 November mengadakan musyawarah. Calon jamaah haji tahun 2004 akan memberikan kenang-kenangan berupa 1 unit komputer secara sukarela untuk Seksi Haji dan Umroh.

Para karu dan karom atas nama jamaah sepakat, untuk urusan pembelian kenang-kenangan tersebut mengusulkan Drs Fachrudin SS MM (Kabag Sosial yang tahun ini menjadi TPHD) mengoordinir dibantu para ketua rombongan.

Para karu/karom menyanggupi akan menyampaikan keputusan musyawarah mereka kepada para calon jamaah haji. Terjadinya penulisan NB. tambahan dalam surat undangan penutupan manasik massal tersebut kemungkinan dilakukan oleh para karu/karom untuk memudahkan.

Surat undangan tersebut memang ditandatangani kepala Kantor Depag Banjarnegara, dititipkan lewat karu/karomnya. Demikian penjelasan kami, semoga tidak terjadi salah pengertian, terutamanya bagi Sdri Idah.

Kakan Depag Banjarnegara
Drs H Imam Mutarosichah

***

Reuni SMAN I Kudus

Alumni SMAN I Kudus tahun 1977 akan mengadakan reuni pada 27 November 2003 di Hotel Grypta Kudus. Reuni perak yang bertema Lamun sira mulya elinga kanca ini diharapkan dihadiri para alumni.

Silakan kontak Nalini 0811328105, Moh Arief 08129195409, Nooryanto 08122556244 dan Antok 08122914335.

Reuni di samping sebagai ajang temu kangen, juga untuk mengumpulkan semua sinergi yang akan diwujudkan dalam wadah untuk kepentingan sesama.

Nooryanto
Gondosari Rt 4/Rw 3 Gebog, Kudus

***

Reuni SMAN 1 Jeruklegi

Keluarga besar SMAN 1 Jeruklegi Cilacap angkatan I s.d 10 akan mengadakan temu kangen pada 29 November 2003 pukul 08.00 di sekolah setempat. Informasi hubungi Sdri Mila di sekretariat Jl Progo 205 Cilacap telp. (0282) 531588.

Ivik Damar
Jl Sengon 16 Tritih Kulon Cilacap

***

Tanggapan Samsung

Menanggapi tulisan Sdr Oey Tjong Hoo berjudul ''Samsung Tak Benar'' yang dimuat di rubrik Surat Pembaca 17 November 2003, kami selaku panitia Lomba Menulis I Love My Samsung City yang bertindak untuk dan atas nama PT Samsung Electronics Indonesia menjelaskan beberapa hal.

- Pengumuman pemenang lomba sudah dilakukan tanggal 5 November 2003 melalui Suara Merdeka dan Kedaulatan Rakyat. Tanggal pengumuman tersebut memang berubah dari yang ditentukan semula, yaitu 31 Oktober 2003.

- Penundaan karena masalah teknis, seperti verifikasi terhadap usulan yang menjadi pemenang, yang membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan. Kami memang berencana memuat karya-karya pemenang ke dalam buku Samsung City Guide yang rencananya diterbitkan paling lambat awal Januari 2004.

Buku akan didistribusikan ke berbagai bandara domestik maupun internasional pilihan, termasuk juga melalui jaringan kantor-kantor Samsung di seluruh dunia.

Demikian penjelasan ini semoga dapat dimaklumi Sdr Oey Tjong Hoo maupun para pembaca lain yang sempat dikecewakan oleh penundaan tersebut. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua peserta lomba atas partisipasinya.

Didiet Shambazy
d.a PT Inter Aksi Cipta
Jl Gatot Subroto Kav 76 Jakarta

***

Gaji PNS Naik, KKN...

Mendengar berita di TV di mana pemerintah berencana menaikkan gaji PNS tahun depan demi mengurangi praktik KKN, apakah ini mungkin. Sangat ironis jika melihat fakta yang terjadi selama ini. Apakah pemerintah berani menjamin dengan menaikkan gaji PNS, praktik KKN akan berkurang atau bahkan malah makin merajalela?

Uang memang sangat "panas". Demi uang seorang anak tega membunuh orang tuanya. Demi uang pula suara-suara rakyat kecil mulai tidak didengarkan. Akibatnya bisa dirasakan sekarang. Kondisi perekonomian yang tidak menentu, rakyat kecil pulalah yang menanggung akibatnya.

Minimnya iman dan takwa menyebabkan hilangnya hati nurani seseorang ketika dihadapkan pada setumpuk uang. Kembali bercermin pada diri masing-masing. Apakah kita sanggup mengatakan "tidak" terhadap segala fasilitas kemewahan yang diberikan. Melihat nasib bangsa saat ini ada baiknya pemerintah mempertimbangkan kembali rencana tersebut.

Akan lebih berdaya guna jika pemerintah memikirkan suatu ide untuk menciptakan lapangan kerja yang dapat menampung banyak tenaga kerja. Dengan demikian masalah pengangguran akan berkurang dari pada menambah masalah baru.

Angreni
Mhs Unika Soegijapranata
Semarang

***

Biaya Pengobatan

Saya orang yang merasakan betapa mahalnya biaya pengobatan. Saya anggota Polri mengalami gagal ginjal hingga harus cuci darah/hemodialisa. Karena penyakit inilah saya minta dipercepat masa pensiun. Tapi syukur karena setelah menjalani masa pensiunan saya berhak menjadi peserta Askes dan telah memperoleh kartunya.

Saya beruntung karena semua biaya pengobatan, cuci darah dan transfusi darah ditanggung Askes dan ini dilakukan terus-menerus mulai awal tahun 2003. Di RSD Soewondo dapat melayani cuci darah hingga ini berarti menghemat biaya.

Saya tidak bisa membayangkan seandainya tidak menjadi peserta Askes, sekarang tiap bulan sekitar 10 kali saya jalani cuci darah, bila saya hitung minimal biaya pengubatan 7 juta/bulan. Saya ucapkan terima kasih kepada PT Askes Indonesia, RSD Soewondo Pati dan peserta Askes lain yang ikut membiayai ongkos pengobatan saya selama ini.

PT Askes Indonesia adalah asuransi kesehatan milik Pemerintah yang menerapkan prinsip gotong royong dalam pembiayaan kesehatan. Yang sehat turut menanggung yang sakit. Semoga PT Askes terus berkembang dengan program baru sehingga para PNS, pensiunan dan peserta lainnya dapat merasakan manfaatnya

Sutrisno
Margorejo Rt 1/Rw 2 Margorejo, Pati


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA