
| Jumat, 21 November 2003 | Sala |
Dana Purnabakti DPRD Diungkit LagiSRAGEN-Bantuan dana purnabakti untuk 45 anggota DPRD Rp 2,25 miliar, kemarin, diungkit lagi. Semula Forum Masyarakat Sragen (Formas) getol mempertanyakan. Namun kemudian mereda. Kemarin Ketua Paguyuban Pensiunan PNS/Pegawai Pemerintah Kabupaten H Zoehaeri BA menyesali dana milik rakyat mengalir ke kantong anggota DPRD Rp 2,25 miliar atau Rp 50 juta/orang. Itu disebut pesangon atau dana purnabakti. ''Apa tidak pekewuh menikmati dana sebesar itu sebagai pesangon?'' kata H Zoehaeri BA, dalam dialog bersama organisasi kemasyarakatan, LSM, dan Muspida, di pendapa rumah dinas Bupati, kemarin. Dia mengemukakan PNS yang mengabdi 30 tahun hanya mendapat uang Taspen Rp 12,5 juta. Itu bukan pesangon melainkan uang milik mereka yang ditabung puluhan tahun berdinas. Sebaliknya, anggota DPRD yang bertugas hanya lima tahun mendapat pesangon Rp 50 juta/orang. Dialog diadakan acara pembinaan dan penyerahan bantuan ke organisasi masyarakat dan LSM. Hadir Bupati H Untung Wiyono, Kapolres AKBP Drs Charles Himler Ngili, Kepala Kejaksaan Negeri Ny Bersama Ketaren SH, Dandim Letkol Inf Bambang BK, Ketua DPRD H Slamet Basuki, serta wakil 66 organisasi kemasyarakatan dan LSM di Sragen. Sebelumnya Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Drs Sarwoko melaporkan dialog dihadiri 198 orang wakil 66 LSM dan organisasi kemasyarakatan. Setiap LSM dan organisasi itu mendapat bantuan operasional Rp 500.000/tahun. H Zoehaeri mempertanyakan, kenapa bantuan ke organisasi kemasyarakatan dan LSM Rp 300.000 dan penerima diminta menandatangani dua kuitansi. Salah satu kuitansi kosong. Dia mempertanyakan pula apakah setelah menerima bantuan itu harus mendukung program pemerintah. Pertanyaan mantan Kepala Itwilkab Sragen itu menarik perhatian peserta lain karena dinilai cukup pedas. Bupati H Untung Wiyono mengemukakan bantuan tersebut Rp 500.000. Pertemuan dengan organisasi kemasyarakatan dan LSM itu untuk menyambung tali silaturahmi. ''Ada bantuan atau tidak, organisasi kemasyarakatan dan LSM diminta membantu menyukseskan program pemerintah,'' kata dia. (nin-14g) |