
| Jumat, 21 November 2003 | Sala |
Peminat Kios Pasar Gambiran MembeludakBOYOLALI - Peminat kios Pasar Gambiran, Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali, membeludak. Kemarin pendaftar sudah 150 orang. ''Padahal, baru dibangun pada Juli 2004. Itu pun terbatas, hanya 25 unit,'' kata Kepala Cabang Dinas Pasar Sunggingan, FX Djoesto SE, kemarin. Pasar Gambiran di bawah kendali Pasar Sunggingan. Tahap pertama, kata dia, sudah dibanggun 15 kios dengan ukuran 3 X 4 m. Namun kios yang hampir rampung itu hanya diperuntukkan bagi pemilik dan pedagang lama. Sesuai dengan ketentuan, pemilik lama diminta membayar 45% dari harga yang ditetapkan. Harga kios ditetapkan Rp 18 juta. Jadi mereka hanya membayar Rp 8,1 juta, yang rencananya dibayar dua kali. Ukuran kios pada pembangunan tahap kedua sama dengan tahap pertama. Diperkirakan pembangunan kios selesai akhir tahun 2004. Karena peminat membeludak ada dua cara untuk mendapatkan kios. Pertama, semua pendaftar diundang untuk mendapatkan nomor undian. Kedua, dilakukan undian transparan dan diketahui publik. ''Kami terbuka dan undian dilakukan secara fair. Tidak ada KKN. Semua pendaftar mempunyai hak sama,'' katanya. Luar Kota Djoesto menuturkan sebagian pendaftar dari luar kota. Namun relatif kecil dibandingkan dengan pendaftar dari Boyolali. Mereka mempunyai hak sama untuk mendapatkan kios melalui undian. Begitu banyak peminat membuktikan prospek Pasar Gambiran cukup baik. Kalau tidak baik tak mungkin peminat banyak. Semula pasar ini hanya diperuntukkan bagi pedagang buah-buahan. Namun setelah pembangunan selesai akan menjadi pasar umum, tidak hanya satu jenis. Pasar buah kurang menguntungkan sebab hanya musiman. Kalau musim semangka semua pedagang menjual semangka. Musim nanas semua menjual nanas. ''Kalau pasar buah semestinya yang dijual berbagai jenis buah-buahan,'' kata dia.(shj-14g) |