logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 21 November 2003 Berita Utama  
Line

Tantangan Ekonomi 2004 Lebih Berat

SEMARANG-Memasuki tahun 2004, tantangan di bidang ekonomi, perbankan dan sosial akan lebih berat, utamanya bagi seluruh karyawan, staf, dan pimpinan PT Bank BPD Jateng. Namun bukan berarti kita harus lari dari kenyataan itu, dengan bersikap acuh dan tidak tanggap terhadap kondisi ekonomi itu.

Direktur Utama PT Bank BPD Jateng Waloeyo mengungkapkan hal itu usai acara buka puasa bersama dengan segenap jajaran direksi dan karyawan, di lantai 7 Gedung Grinatha BPD Jateng, Kamis malam.

Acara itu dilanjutkan dengan tarawih dan ceramah yang dibawakan Dosen IAIN Walisongo Semarang Dr HM Muchoyyar HS MA.

''Sebagai bank yang telah menjadi kepercayaan dan mendapat dukungan masyarakat Jateng, sudah seharusnya kita bersama-sama menghadapi tantangan tersebut. Semoga Ramadan ini menjadi pemicu kita untuk giat bekerja,'' tutur Waloeyo.

Dia juga mengungkapkan pada bulan Nopember ini Bank BPD telah memperoleh hasil menggembirakan. Ditandai dengan kondisi rasio keuangan yang memadai dan mencapai tingkat laba melebihi target.

Namun, kata dia semua jajaran karyawan dan pimpinan tidak boleh hanya berhenti sampai di situ. Sebab masih ada beberapa kekurangan yang harus diselesaikan dan diharapkan dapat menindaklanjuti temuan Bank Indonesia dan BPK.

''Dengan keberhasilan kita menyelesaikan kekurangan yang belum terselesaikan itu, bukan tidak mungkin akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat,'' tandasnya.

Bulan Latihan

Sementara itu, Dr HM Muchoyyar HS MA dalam ceramahnya mengatakan, bulan Ramadan ini seharusnya menjadi latihan bagi para karyawan dan pimpinan Bank BPD Jateng untuk menjadi manusia yang memiliki dedikasi, ikhlas, jujur, sabar, dan bertanggungjawab.

Dosen yang setiap hari muncul di Suara Merdeka dalam rubrik tanya jawab seputar Ramadan itu mengungkapkan, sifat-sifat itu merupakan ajaran Rasulullah untuk membentuk manusia yang dapat dipercaya oleh masyarakat.

''Sebagai bank besar yang ikut bersama-sama membangun Jateng, sudah seharusnya ajaran yang dilatih di Bulan Ramadan dapat diterapkan di perusahaan. Sehingga BPD akan lebih baik dalam perkembangannya di masa mendatang,'' harapnya.

Muchoyyar juga mengharapkan agar bulan Ramadan ini, Bank BPD dapat belajar menciptakan budaya kerja yang baik. Yakni budaya kerja yang didasarkan pada norma-norma agama. (H2-64)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA