
| Jumat, 21 November 2003 | Ekonomi |
Fitch Naikkan Peringkat Utang IndonesiaJAKARTA- Salah satu lembaga pemeringkat internasional, Fitch Rating, pada Rabu, 20 November 2003, menaikkan peringkat utang pemerintah Indonesia dari "B" menjadi "B+". Deputi Kepala Biro Komunikasi Bank Indonesia Rizal A Djaafara, di Jakarta, Rabu, mengatakan, kenaikan peringkat tersebut didasarkan atas berbagai keberhasilan pemerintah. Rizal dalam keterangan tertulisnya mengatakan, keberhasilan pemerintah itu khususnya dalam mengurangi defisit anggaran pemerintah, menurunkan jumlah utang pemerintah Indonesia, dan memperbaiki keseimbangan eksternal sejak krisis yang lalu. Menguntungkan Pemerintah Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Burhanuddin Abdullah menyatakan bahwa kenaikan peringkat tersebut mencerminkan penurunan "country risk", sehingga diperkirakan hal tersebut akan menguntungkan pemerintah dalam kaitan dengan rencana penerbitan obligasi di pasar internasional. Selain itu, hal tersebut akan mendukung penguatan rupiah serta pencapaian target inflasi. Fitch memandang perekonomian Indonesia telah menunjukkan daya tahan yang tinggi dalam menghadapi berbagai peristiwa seperti bom Bali, wabah SARS, perang Irak dan bom di Hotel JW Marriot. Prestasi yang menonjol yang dapat dicatat oleh Fitch selama pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri adalah tercapainya kestabilan ekonomi makro yang tercermin dari penurunan suku bunga dan laju inflasi, penguatan rupiah dan konsolidasi fiskal yang berkelanjutan serta percepatan reformasi struktural. Kenaikan peringkat oleh Fitch ini mengikuti kenaikan peringkat yang sebelumnya dikeluarkan oleh Standard and Poorís dan Moodyís, dua lembaga pemeringkat internasional terkemuka lainnya pada bulan Oktober lalu. Seperti yang pernah diperkirakan oleh Burhanuddin Abdullah beberapa waktu lalu, kenaikan peringkat utang akan terjadi sejalan dengan berbagai perkembangan ekonomi makro Indonesia yang terus menunjukkan perbaikan. (ant-82) |