
| Jumat, 21 November 2003 | Ekonomi |
BII Semarang Luncurkan Mesin Setor UangSEMARANG- Bank Internasional Indonesia (BII) Semarang meluncurkan automatic teller machine (ATM) dalam US$ bank notes (mata uang dolar AS) dan mesin setor uang (CDM) untuk mata uang rupiah bagi para nasabahnya. ''Dengan dua jenis mesin yang baru pertama ada di Jateng ini, memberikan kemudahan nasabah BII yang memerlukan penarikan dolar AS ataupun penyetoran uang rupiah secara swalayan (self service),'' jelas Otto S Tirajo, Regional Head VII BII, didampingi Pemimpin BII Cabang Semarang Abadi Subur di kantor Jalan Pemuda, kemarin. Dia mengemukakan, setelah peluncuran produk tersebut, kini nasabah tak perlu lagi menunggu lama atau antre di konter serta tidak terpancang dengan hari libur ataupun jam kerja bank. ''Apalagi pada libur Lebaran nanti, bila nasabah ingin menyetor uang tunai tetap bisa dilakukan,'' jelasnya. Sebagai tahap awal, lanjutnya, BII Semarang mengoperasikan masing-masing satu unit ATM US$ dan mesin setor uang di ruang gerai ATM di depan kantor cabang BII Jalan Pemuda 150. ''Mesin ATM US$ juga dapat melakukan transaksi pemindahbukuan dalam rupiah, melihat saldo atau kepentingan lain seperti ATM lazimnya.'' Mengenai mesin setor uang (CDM), Abadi Subur menuturkan, memiliki fungsi cash deposit, sehingga nasabah pemegang kartu ATM BII dapat menyetor uang tunai sekaligus mengkredit rekening tabungan/giro yang terakses dalam kartu ATM tersebut. ''CDM menggunakan teknologi sensor yang sangat canggih dan langsung meng-update rekening nasabah penyetor saat itu juga (real time transaction),'' paparnya. Mesin tersebut, jelas Abadi, juga akan menyortir uang tunai berdasarkan pecahan-pecahan Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000. Mesin juga akan menghitung total nilai uang tunai yang disetorkan nasabah dan jumlah uang tampil di layar. ''Bila nasabah penyetor menyetujui angka yang ditampilkan di mesin, maka tinggal memencet sebuah tombol dan mesin akan menyimpan uang tunai tersebut sampai saat diambil petugas bank pada hari berikutnya,'' ujarnya. Dia mengemukakan, CDM ini berbeda dari jenis-jenis sebelumnya yang mengharuskan penyetor terlebih dulu memasukkan uang tunainya ke dalam amplop. CDM yang merupakan kerja sama IBM dan Omron ini berkemampuan menghitung nilai total setoran nasabah tanpa harus menunggu petugas bank mengambil dan menghitung secara manual.(G2-82j) |