
| Jumat, 21 November 2003 | Jawa Tengah - Pantura |
Ribuan Keluarga Warteg Mudik Bersama
TEGAL - Mudik bersama ala penjual jamu asal Wonogiri di Jakarta tahun ini ditiru pengusaha warung tegal (warteg). Mereka akan mudik bareng dengan bus, kendaraan pribadi, dan sepeda motor. Tiba di Tegal mereka akan disambut Wali Kota Tegal Adi Winarso SSos dan dan Bupati Tegal Drs Soediharto. Dalam acara shalat tarawih dan silaturahmi di Kelurahan Krandon, belum lama ini, Wali Kota menyatakan akan menyambut mereka dengan bangga. Penyambutan direncanakan di alun-alun Kota Tegal. Diharapkan di kota asal mereka bisa membangun daerah. Kepala Kantor Informasi dan Hubungan Masyarakat Sumito SIP, kemarin, mengemukakan Wali Kota sudah mempersiapkan diri menghadapi acara itu. Namun untuk memastikan jadwal penyambutan Pemerintah Kota menunggu konfirmasi dari panitia. Penasihat dan Pelindung Panitia Mudik Bareng Warteg Dr H Sastoro SE, kemarin, menyatakan untuk mewujudkan acara itu panitia menyewa sekitar 50 unit bus. Namun kemarin baru terkumpul 15 bus. Dia menuturkan keluarga besar warteg juga akan menggunakan kendaraan pribadi serta sepeda motor. Jika bisa kumpul dan mudik bareng kemungkinan ada ribuan kendaraan meluncur bersama-sama. Rencananya mereka meninggalkan Jakarta pada 23 atau 24 November pagi. Anggota DPR itu belum bisa memastikan kabar bahwa rombongan akan dilepas Gubernur. Yang jelas, kata dia, pemilik warteg yang akan mudik bareng ribuan. Mereka adalah gabungan pengusaha yang tinggal di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Banyak warga Kelurahan Cabawan, kecamatan Margadana, Kota Tegal, menjadi pengusaha warteg. Lurah Cabawan, Cipto Darsono SH, menyatakan sudah mendengar rencana itu. Namun kemarin belum ada panitia melapor secara resmi. Sastoro menuturkan keluarga warteg akan membagikan zakat. Adapun dia tahun ini akan membagikan 5.000 paket. Itu merupakan infak dari kekayaan pribadi. Jumat, 21 November, ini dia membagikan 1.000 paket zakat ke warga Kelurahan Cabawan. ''Itu kewajiban yang setiap tahun saya bagikan kepada orang yang berhak menerima,'' ujar dia. (aj-34g) |