logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 21 November 2003 Budaya  
Line

Live & Rave Party di Bali

SEBAGAI sebuah ikon baru dalam kasanah kebudayaan yang berada di Bali, keberadaan kompleks Garuda Wisnu Kentjana tampaknya sedang menjadi primadona.

Setelah beberapa waktu yang lalu menjadi tempat konser "Music for the World" yang menghadirkan beberapa penyanyi ternama dunia, pada awal Desember 2003 mendatang tempat tersebut menjadi pilihan untuk menggelar konser akbar sebuah supergrup beraliran hip metal, Limp Bizkit.

Di tempat itulah, atau tepatnya di Lotus Pond, sebuah hajat akbar tutup tahun 2003 digelar dengan menghadirkan sebuah performa berjuluk "Live & Rave Party (Peace In Bali)".

Dengan konsep menggabungkan high tech dan etnic, konser itu akan yang dimeriahkan oleh sejumlah grup band terkenal, seperti Superman is Dead, Potret, dan ALV bersama Nugie. Juga akan diisi dengan beberapa sajian tarian yang merepresentasikan kemodernan, seperti jugling dance, wet dance, fire dance, kabaret karnavel , dan atraksi beberapa DJ ternama.

Adapun kehadiran tari Kecak yang didukung oleh 100 penari, mencoba merepresentasikan warna tradisionalisme dalam konser yang memakan waktu selama 10 jam tersebut.

''Acara tutup tahun 2003 itu, kami kemas semenarik mungkin dengan menggabungkan unsur teknologi dan tradisi.

Dengan dukungan panggung raksasa berukuran 80 x 8 meter, sound system berkapasitas 80 ribu watt, serta lighting ratusan ribu watt, konser yang akan dipandu oleh Alex Abbad dan Nirina itu menjanjikan sesuatu yang lain,'' terang Beby Savitri selaku show director "Live & Rave Party" di Jamz Cafe, Sudirman, Jakarta, Kamis (20/11) petang kemarin.

Dengan menjual harga tiket seharga Rp 1.500.000 untuk klas VIP dan Rp 300.000 klas festival. konser yang mematok penonton sebanyak 9.000 orang dari kapasitas sebanyak 12.000 penonton itu juga menarget penonton dari negara jiran.

''Sebagaimana kita ketahui, pada tiap tutup tahun banyak pelancong dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Selain itu, juga dari Australia, Singapura, Malaysia, dan Jepang. Mereka akan meluangkan waktunya di Bali. Itulah target penonton yang kita incar,'' lanjut Beby Savitri dari B&D Communication, selaku penyelenggara. (Benny Benke-41)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA