
| Kamis, 13 November 2003 | Sala |
''Kula Kinten Bade Bagi-bagi Hadiah''DALAM inspeksi di Pasar Gede, Wakil Wali Kota Surakarta J Soeprapto, lebih banyak bertanya dan bukan berpidato atau mengomentari kondisi pasar. Seperti pertanyaan apakah menjelang Lebaran pasar sudah mulai ramai atau terjadi kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok. ''Wah taksih sepi-sepi mawon kok Pak. Dereng wonten indakan regi. Mbok manawi mangke kirang tigang dinten malih sakderengipun bakdo nembe mindak,'' ujar seorang bakul bumbon, kemarin. Bahkan sebelum sampai di Pasar Gede, yakni ketika di Terminal Bus Tirtonadi, dia memberi kesempatan wartawan untuk bertanya, baik kepada dia maupun kepala dinas yang mendampinginya. Kepala dinas yang mendampingi sidak, yaitu Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Drs Rusmanto, Kepala DLLAJ Ponco Wibowo SH SpN, Kepala DPU Ir Sundjojo, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Drs Zaenal Mustafa. Kehadiran rombongan di pasar tradisional tersebut oleh beberapa pedagang ditanggapi lain. Ada sejumlah pedagang yang tidak mengetahui maksud kedatangan para pejabat itu. Mereka mengira kehadiran pejabat eksekutif tersebut akan membagi-bagikan hadiah. ''Kula kinten bade mbagi-mbagi hadiah (Saya kira mau bagi-bagi hadiah),'' seloroh pedagang daging ayam di lantai bawah. Jaga Harga Mendengar komentar seperti itu, Kepala DLLAJ Ponco Wibowo, yang berjalan paling belakang dari iring-iringan rombongan itu, akhirnya merogoh koceknya dan memberikan selembar uang Rp 20.000 kepada seorang pedagang yang menengadahkan tangannya. ''Lho kok sing diparingi mung setunggal Pak (Lho yang diberi kok hanya satu orang Pak),'' tanya pedagang lain yang tidak kebagian. Sementara yang menerima uang hanya tertawa dan berucap: ''Matur nuwun Pak,'' sambil melambai-lambaikan uang itu kepada sesama pedagang. Ketika ditanya J Soeprapto, sejumlah bakul menyebutkan, kondisi pasar masih normal. Belum ada lonjakan pembeli yang memborong barang kebutuhan pokok untuk persediaan Lebaran. Demikian pula soal harga, belum banyak kenaikan. Bahkan untuk beberapa barang mengalami fluktuasi harga. ''Mbokmanawi mangke kirang tigang dinten sakderengipun Lebaran nembe wonten indak-indakan (Mungkin nanti tiga hari menjelang Lebaran baru ada kenaikan harga),'' kata bakul daging di lantai atas. Pada kesempatan itu, wakil wali kota berpesan kepada pedagang agar bisa menjaga stabilitas harga barang-barang kebutuhan pokok. Pedagang diminta tidak memanfaatkan suasana Lebaran untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya. ''Pedagang mencari keuntungan adalah sah, tapi jangan memanfaatkan kesempatan seperti suasana Lebaran saat ini,'' katanya. (Sri Wahjoedi-17s) |