
| Kamis, 13 November 2003 | Olahraga |
Kematian Foe DiperingatiLYON - Kamerun mengalahkan Tim All-Star 3-1 pada pertandingan memeringati kematian Marc-Vivien Foe di Stadion Gerland Lyon pada Juni lalu di semifinal Piala Konfederasi. Juara Afrika itu unggul 3-1 atas bekas klub Foe yang juga disaksikan 24.000 penonton pada pertandingan kemarin. Eks pemain tengah Kamerun itu meninggal dunia akibat serangan jantung, setelah pingsan beberapa lama pada saat berlangsung partai semifinal Piala Konfederasi antara Kamerun dan Kolombia pada 26 Juni. Patrick Mboma yang terbang dari Jepang untuk bergabung dengan Kamerun, Modest Mbami yang bermain di Paris St Germain dan Samuel Eto'o (Real Mallorca) masing-masing menyumbang satu gol ke gawang All-Star. Tim All-Star di antaranya diperkuat Thierry Henry, Robert Pires, Sylvain Wiltord dan Nicolas Anelka. Satu-satunya gol All-Star dicetak bekas rekan seklub Foe di Olympique Lyon, Sonny Anderson. Uang yang terkumpul dari penjualan karcis, dipergunakan untuk dana amal yang diketuai istri Foe, Marie-Louise. "Hari ini merupakan hari spesial. Saya minta agar kalian tampil all out demi Foe dan keluarga," ujar kapten Inggris David Beckham melalui pesan yang direkam dan disiarkan televisi. "Ini sebuah bentuk penghormatan besar kepada Marco (panggilan akrab Foe-Red)," kata mantan pemain timnas Prancis Basile Boli yang memprakarsai pertandingan itu bersama Liga Profesional Prancis (LFP). Sementara istri Foe mengatakan, ''Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya acara ini. Salam cinta untuk Marc-Vivien." "Tim Persahabatan" dilatih Kevin Keegan dari Manchester City, Paul Le Guen (Lyon) dan mantan pelatih RC Lens, Daniel Leclercq. Foe yang dipinjamkan ke Manchester City pada musim kompetisi lalu, mengantar Lens dan Lyon merebut gelar juara Liga Prancis. Pertandingan berlangsung di bawah tema ''Seorang Singa yang Tak Pernah Mati atau Tidur'' yang tertulis dengan huruf besar-besar pada spanduk. Foe tampil 65 kali untuk Kamerun dan dua kali bermain pada Piala Dunia 1994 dan 2002. Dia ikut mengantar Kamerun menjadi juara Piala Afrika 2000 dan 2002. (rtr,A7-59) |