
| Kamis, 13 November 2003 | Olahraga |
Andi, Zein, Nugraha Dampingi NurdinJAKARTA-Sejumlah figur yang diperkirakan akan menduduki posisi-posisi penting dalam susunan kepengurusan PSSI periode 2003-2007 di bawah Ketua Umum Nurdin Halid, semakin jelas terbaca. Kemarin, misalnya, Nurdin mengajak tokoh-tokoh yang diperkirakan bakal masuk dalam kepengurusannya itu turun ke lapangan. Muhammad Zein, Nugraha Besoes, Andi Darussalam Tabusalla, dan Iswadi Idris terlihat menyaksikan pertandingan uji coba timnas putri dengan Buana Putri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Di deretan bangku tengah dari tribune barat stadion itu Nurdin duduk diapit oleh Kang Nug -panggilan akrab Nugraha Besos-, Andi Darussalam, dan Iswadi Idris. Zein, yang pada kepengurusan Agum Gumelar menjabat kabid SDM -yang antara lain membawahi wasit-, datang belakangan. Namun, Zein kemudian bergabung dalam acara buka puasa di Restoran Lagunas, Senayan. Nurdin sendiri hanya tergelak ketika disinggung dia sudah ''turba'' dengan didampingi sejumlah pengurus barunya tersebut. ''Ah, saya tidak sengaja mengundang mereka. Mungkin hanya sekedar kebetulan mereka datang untuk sama-sama menyaksikan pertandingan uji coba ini,'' ungkap ketua umum PSSI yang juga pengusaha itu. Diundang Nugraha Besoes juga lebih banyak melempar senyum ketika didesak kemungkinan dia sudah pasti masuk dalam kabinet kepengurusan Nurdin Halid ini. ''Saya memang diundang untuk datang ke stadion sore ini. Katanya sih untuk menyaksikan pertandingan uji coba ini,'' ujar Nugraha, yang pernah menjabat sekretaris umum pada kepengurusan Kardono (almarhum) dan sekjen di kepengurusan Azwar Anas. ''Sampai sekarang saya masih belum tahu, apakah memang akan dimasukkan di kepengurusan nanti. Tanya saja ke Pak Nurdin-lah,'' imbuh Kang Nug. Walau begitu, dia Nug tidak memungkiri adanya desas-desus mengenai posisinya sebagai sekjen pada kepengurusan mendatang itu. ''Itu terserah Pak Nurdin saja, sebab beliau yang paling tahu siapa-siapa saja yang layak dan sesuai dengan kebutuhan organisasi,'' sambungnya. Andi Darussalam Tabusala mengelak berkomentar ketika didesak mengenai kepastiannya menempati posisi ketua bidang liga. ''Saya yang paling pengalaman? Ah, masih banyak yang lebih baik dari saya,'' tuturnya. Bidang Liga yang membawahi kompetisi, beserta bidang tim nasional, diakui akan memegang penting pada kepengurusan mendatang. Karena itu, kedua bidang tersebut disebut-sebut akan berdiri sendiri, dengan diberi sejumlah otonomi khusus.(wgm-22) |