logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 13 November 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Jelang Lebaran, SPBU Diinstruksikan Buka 24 Jam

TEGAL-Guna mencukupi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran di sepanjang jalur pantura, Pertamina menginstruksikan kepada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk buka 24 jam. Instruksi tersebut diberlakukan mulai 18 November hingga 8 Januari. Selain itu, Pertamina juga menjamin stok BBM hingga Lebaran aman.

''Khususnya di sepanjang jalur pantura, kami sudah persiapkan secara matang dan siaga 24 jam bagi semua SPBU juga tenaga satuan petugas (satgas) untuk melayani bila terjadi kekurangan stok,'' kata Wira Penjualan Rayon 3 Pertamina eks Karesidenan Pekalongan, Tengku Fernandi, ketika ditemui di sela-sela peninjauan Stasiun Package Dealer Nelayan (SPDN) di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Jongor, Tegalsari Kota Tegal, kemarin.

Tenaga Satgas

Dia mengatakan, penyiapan tenaga satgas yang siap secara all out itu bertujuan mengantisipasi bila terjadi kekurangan stok yang dialami SPBU.

''Seperti pengalaman tahun kemarin, kami menyiapkan tenaga khusus untuk mengantisipasi bila terjadi kekosongan di SPBU. Memang jalur pantura itu menjadi titik perhatian khusus. Di jalur itulah yang paling padat dilalui kendaraan, baik saat arus balik maupun mudik,'' jelasnya.

Ketika ditanya kemarakan penjualan bahan bakar oplosan ''Irek'' yang dijual di pinggir jalan, Tengku yang didampingi Wali Kota Tegal Adi Winarso SSos menjelaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penertiban terhadap para penjual bahan bakar oplosan ''Irek'' tersebut.

''Untuk penertiban diperlukan koordinasi antarinstansi terkait. Sebenarnya kami tidak dirugikan, yang jelas dirugikan adalah masyarakat. Sebab, jika menggunakan bahan bakar oplosan yang diduga berasal dari minyak tanah dan solar itu akan merusak mesin diesel,'' paparnya.

Apa tindakan tersebut melanggar undang-undang migas? ''Ya, jelas melanggar dan itu ada sanksinya. Cuma, untuk menertibkan diperlukan operasi secara terpadu,'' jawabnya singkat.

Sementara itu, soal SPDN PPI Jongor yang juga merupakan fasilitas distribusi solar kepada nelayan, Wali Kota berjanji setelah Lebaran SPDN secara resmi dioperasionalkan. SPDN tersebut mampu menampung 60.000 liter/hari. ''Insya Allah, setelah Lebaran bisa dimanfaatkan untuk memudahkan nelayan memperoleh solar,'' katanya. (G12-58s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA