logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 13 November 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Tertibkan Pasar Tumpah

H-7 Jalan Wiroto Akan Ditutup

KAJEN-Untuk menghindari kemacetan di jalur pantura, para pedagang di Pasar Wiradesa Pekalongan akan ditertibkan. Sementara itu, mendekati Lebaran atau H-7 Jalan Wiroto Wiradesa ditutup untuk mengalihkan pedagang yang meluber.

Penutupan Jalan Wiroto, kata Kapolres Pekalongan Persiapan AKBP Lotharia Latief, untuk menghindari peluberan pedagang di Jalan Raya Wiradesa.

''Untuk menghindari kemacetan kami akan menertibkan para pedagang di Pasar Wiradesa,'' ujar dia, di sela-sela buka bersama dengan Kapolwil Pekalongan Komisaris Besar Polisi Drs Ichlas Yusuf di aula Setda Kabupaten Pekalongan, kemarin.

Penertiban tersebut, kata dia, akan dilakukan dengan menata para pedagang yang berjualan agar tak meluber ke tengah jalan. Adapun pedagang yang tak tertampung di trotoar atau los pasar dialihkan ke Jalan Wiroto.

''Pada H-7 Jalan Wiroto ditutup bagi pengendara agar tidak terjadi kemacetan,'' kata dia.

Untuk menghindari gejolak para pedagang, mulai kemarin (12/1) Polres dan pemerintah menyosialisasikan kebijakan itu ke pedagang.

Ditertibkan

Pasar Kajen juga akan ditertibkan. Jika di jalur utama pantura terjadi kemacetan, Kajen akan menjadi salah satu jalur alternatif. ''Penertiban pasar tumpah akan difokuskan ke penataan Pasar Wiradesa dan Kajen,'' kata dia.

Penataan pasar tumpah di Wiradesa saat ini mendapat perhatian, sebab jalur itu adalah salah satu jalur rawan kemacetan. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kemeluberan pedagang hingga separo jalan, jalan sempit, dan banyaknya kendaraan besar yang lewat sering menimbulkan kemacetan.

Selain menertibkan pedagang, Polres dan pemerintah juga menata pertigaan Wiradesa menuju ke Kajen. Kini kesibukan di jalur utama pantura itu sudah terasa. Selain banyak kendaraan besar lewat, di sekitar tempat itu para pekerja sibuk membangun gapura raksasa.

Sebagaimana diberitakan kemarin (12/11), untuk menghindari kemacetan di sekitar Wiradesa, Polwil Pekalongan berkoordinasi dengan jajarannya di Kota dan Kabupaten Pekalongan untuk memagari pasar dengan beton as jalan.

Sebelum penataan dan pemagaran, para pedagang diberi penjelasan baik lewat spanduk, radio, maupun langsung dikumpulkan.(G16-58g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA