logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 13 November 2003 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Jalur Lalu Lintas Akan Diubah

  • Untuk Kurangi Kepadatan Kendaraan

TEMANGGUNG-Jalur lalu lintas di kota Temanggung mulai 20 November hingga 6 Desember 2003 akan diubah untuk mengurangi kepadatan arus dalam kota, yang diperkirakan meningkat seperti tahun sebelumnya.

Kapolres AKBP Drs Widyatno di depan peserta rapat pembahasan persiapan operasi Ketupat Candi 2003, di Aula Mapolres kemarin mengemukakan, perubahan jalur itu diberlakukan khususnya bagi kendaraan besar, seperti bus dan truk.

Meski demikian, truk pengangkut sembako diperbolehkan masuk kota.

Rapat tersebut diikuti semua kasat dan kapolsek, juga Satpol PP, Dinas Perhubungan, Rapi/ Orari, Orpol, KPP, Pramuka, serta unsur terkait lain. Untuk mendukung operasi itu, diterjunkan sekitar 400 personel dari berbagai unsur.

Perubahan jalur itu terutama untuk bus dan angkutan barang dari arah Magelang yang melalui jalur lingkar utara (Terminal - Maron).

Sementara itu, kendaraan kecil (pribadi) dari arah yang sama diarahkan melalui jalur lingkar selatan (Terminal - Pikatan).

Kendaraan besar dari arah Wonosobo/Weleri tetap melewati jalur lingkar utara Maron - Terminal.

Dengan demikian, kepadatan arus kendaraan yang berada dalam kota akan berkurang dan berlangsung selama 15 hari.

Rawan Macet

Dalam kesempatan itu, Kasatlantas Polres Temanggung AKP M Soedijarto melaporkan, ada beberapa daerah rawan macet yang perlu mendapatkan perhatian.

Di antaranya, sepanjang jalan raya Pringsurat, depan pasar kota Temanggung, dan Jalan Diponegoro Parakan.

Selain itu, kemacetan bisa pula terjadi di beberapa pasar tumpah, yakni di Pasar Pon Kranggan, Pasar Kliwon Temanggung, Pasar Legi Parakan, dan Pasar Wage Ngadirejo.

Operasi Ketupat Candi 2003 didukung pula dengan pembukaan layanan bengkel, SPBU, dan rumah sakit selama 24 jam. Disediakan juga delapan unit SPBU di Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Kedu, Campursari, Danupayan (Bulu), Parakan, Ngadirejo.

Adapun rumah sakit dan puskesmas masing-masing berlokasi di RSUD Temanggung, RS Muhammadiyah (Kedu), RSK Ngesti Waluyo Parakan, serta didukung empat Puskesmas di Pringsurat, Kranggan, Ngadirejo, dan Candiroto.

"Untuk bengkel siaga, sebenarnya jumlahnya sudah sangat banyak. Tapi yang sudah bisa kami kemukakan adalah Bengkel Slamet (Jampiroso-Temanggung) dan Bengkel JPS (Jalan Gatot Subroto)," kata Soedijarto. (nt-81i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA