| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 4 November 2003 |
87 Korban Terserang Penyakit
BANYUMAS- Kurang lebih 87 warga Desa Nusadadi Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas dilaporkan mulai terserang sejumlah penyakit, menyusul banjir yang melanda daerah mereka Sabtu-Minggu lalu. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah, mengingat warga yang berobat ke posko kesehatan dan pukesmas terdekat terus berdatangan. |
''Silaturahmi Politik'' Adang Mega
|
|
|
AS Berkabung tapi Bertekad Raih Kemenangan
WASHINGTON - Amerika Serikat, yang kehilangan warganya terbanyak, Minggu lalu, sejak jatuhnya Saddam Hussein April lalu, berkabung. Namun negara adidaya itu berjanji tidak mundur dari ajang tempur menghadapi terorisme kecuali keluar sebagai pemenang. |
Keluarga di Solo Layangkan Surat Resmi
SOLO-Keluarga Taufik Rifqi di Kampung Jogosuran, Danukusuman, Serengan, Solo belum mendapat jawaban dari Pemerintah Indonesia atas keinginan mereka meminta perlindungan hukum bagi Taufik Rifqi yang ditahan oleh Pemerintah Filipina. |
|
|
Desember, Direksi BNI Diganti
JAKARTA-Direksi BNI akan diganti pada Desember mendatang saat dilakukan RUPSLB. Selain pergantian direksi, pemerintah selaku pemegang saham akan memperkuat jajaran komisaris di bank tersebut. Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi mengungkapkan hal tersebut di Raker BUMN di Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (3/11). |
Persiapan Ganti Nama
|
|
Azahari Diduga Masih di Jateng-Jabar
|
Berpuasa di Negeri Jiran Sahur hingga Pukul 05.38 Pagi
|
|
Tanah Longsor Meluas
KEBUMEN - Bencana tanah longsor di daerah pegunungan Gombong selatan Kebumen terus meluas dengan lokasi terpencar. Sedikitnya 119 rumah, satu sekolah, dan jalan di Kecamatan Ayah kini rusak terkena longsoran. Namun, penduduk yang tinggal di sela-sela perbukitan dan tanah miring di Kecamatan Ayah itu enggan pindah. |
Diusulkan, Perpanjangan Darurat Militer
|
|
|
Buku Putih Kredit Perlu Diamandemen
YOGYAKARTA-Untuk menghindari terulangnya pembobolan uang di bank, termasuk senilai Rp 1,7 triliun di Bank BNI Jakarta, kalangan perbankan harus berani mengamandemen uniform custom and practice for documentary credit (buku putih tentang kredit). ''Jika tidak segera diamandemen, perbuatan yang sama dikhawatirkan terulang,'' kata dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Drs Bachruddin MSi, Senin (3/11). |
Mardijo Akan Dampingi Munawaroh
|
|
|
Keberatan Dituduh Bengkakkan Dana
SEMARANG- Laporan Gubernur Jateng ke polisi sepertinya sudah langkah final untuk menyelesaikan perkara dengan anggota DPRD Jateng Munawaroh Nurhadi. Gubernur Mardiyanto usai serah terima jabatan sejumlah kepala badan dan dinas di Badan Diklat Jateng kemarin mengatakan, pengaduan ke polisi itu karena dia keberatan dituduh membengkakkan dana tak tersangka untuk pilgub. |
Manusia Harus Selalu Tingkatkan Kualitas
SEMARANG-Agar bisa menuju keridlaan Allah SWT, manusia harus senantiasa membersihkan diri dari segala dosa dan perilaku yang menjauhkan dari-Nya. Tak hanya itu, manusia pun dituntut kerja keras, meningkatkan kualitasnya dengan senantiasa berada di jalan Allah. |
|
|
"Tinjau Ulang Kebijakan PPh Anggota Dewan"
SEMARANG- Pajak penghasilan (PPh) anggota DPRD Jateng yang dibebankan pada APBD bertentangan dari semangat UU No 22/1999 tentang Pemerintah Daerah dan UU No 25/1999 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah. Karena itu, kata pakar hukum tata negara Undip Arief Hidayat SH MS, kebijakan membebankan pajak pada APBD harus ditinjau ulang. |
Kondisi PTDI Makin Tak Karuan, Karyawan Terima Gaji 10%
BANDUNG - Upaya penyehatan di tubuh PT Dirgantara Indonesia (DI) belum menunjukkan hasil menggembirakan. Kemarin malah ada kabar gaji 9.000 karyawan pada bulan Oktober hanya diberikan antara 10%-25% dari seharusnya yang mereka terima. Hanya ada dana Rp 2 miliar yang tersisa di kas perusahaan industri pesawat terbang nasional tersebut. |
|
|
Diusulkan 20.000 Guru Wiyata Bakti Dapat Honor dari APBD
SEMARANG-Dari tahun ke tahun peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru mendapat perhatian eksekutif dan legislatif. Khusus terhadap kesejahteraan guru wiyata bakti, Panitia Anggaran DPRD Jateng mengusulkan kepada Gubernur agar ada penambahan jumlah guru yang mendapat honor dari APBD. |
Tanya Jawab Seputar Ramadan Menyambut Lailatulkadar Bagaimana perayaan lailatulkadar yang ada sekarang?(08122563xxx) |
|
Gubernur Laporkan Hasil Paripurna ke Mendagri
SEMARANG-Hasil rapat paripurna DPRD Karanganyar pada Sabtu lalu untuk menyelesaikan pilbup secara resmi telah diterima Gubernur Jawa Tengah. Selanjutnya, Gubernur akan melaporkan hasil paripurna tersebut ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). |
Tiket KA Arus Balik Mulai Diserbu
BANDUNG- Tiket KA eksekutif jurusan ke timur dari Bandung, terutama pemberangkatan 21-23 November, kemarin sudah ludes diborong calon pemudik. Hal ini akibat dibolehkannya pemesanan tiket sejak H-30. Selain itu, sebagian di antara calon penumpang bahkan sudah memesan tiket balik mereka, terutama untuk 29-30 November. |
|
|
Bupati dan Ketua Partai Dirangkap Lahirkan Politisasi
SEMARANG-Pergantian ketua DPC PDI-P di sejumlah daerah dikhawatirkan bakal memunculkan terjadinya politisasi birokrasi. Padahal, pucuk pimpinan partai di tingkat kabupaten/kota itu diganti oleh kader PDI-P yang menjabat sebagai bupati/wali kota. Apalagi pergantian unsur pimpinan partai itu dilakukan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2004. |
Bali Berpacu Pulihkan Pariwisata
SETELAH tragedi peledakan bom di Legian, Kuta, 12 Oktober tahun lalu, dunia pariwisata Bali terpuruk. Bersama media yang difasilitasi Kantor Informasi dan Komunikasi (KIK), Pemkab Karanganyar belum lama ini melakukan perjalanan wisata ke Badung, Bali. Di tempat itu masih kelihatan dampak peledakan bom itu. Berikut laporan wartawan Suara Merdeka Langgeng Widodo. |
|
Waduk Kedungombo Justru Lumpuh
KUDUS- Musim penghujan kali ini telah mengakibatkan banjir dan tanah longsor di Cilacap dan Kebumen. Namun, Waduk Kedungombo yang terdapat di perbatasan tiga daerah, yakni Boyolali, Sragen, dan Grobogan justru lumpuh. Waduk itu mengalami krisis air sangat hebat. |
Selamatkan Objek Wisata Dieng
PADA musim kemarau lalu, Menteri Pariwisata dan Kebudayaan I Gede Ardhika mampir di kawasan wisata Dieng. Dia meninjau kawasan candi Hindu di sana, yang disebut-sebut sebagai peninggalan masyarakat Hindu tertua di Tanah Air, serta mengunjungi objek wisata lainnya. Kondisi Dieng secara keseluruhan memang agak menyedihkan. Bukan soal pemeliharaan objek wisata saja, tetapi juga lingkungan Dieng secara umum. |
|
|
Dihiyang..., Kahyangan...
DIENG berasal dari istilah Jawa Kawi, yaitu dihiyang, yang berarti kahyangan. Karena itulah, Dieng dulu menjadi tempat suci untuk bersemedi nenek moyang di masa lalu. |
Jangankan Hutan, Tanah pun Habis
MENGENASKAN! Itulah istilah yang pas ketika melihat Dataran Tinggi Dieng saat ini. Kawasan hutan lindung sudah berganti menjadi perkebunan, atau lebih tepat lahan pertanian. |
|
|
Wisata Gunung Jadi Model
Bali merupakan contoh yang bisa ditiru dalam pengembangan objek wisata Dieng. Sebagai gambaran, objek wisata di Bali sekarang lebih memanfaatkan keindahan alam pegunungan. Dulu, orang awam -khususnya wisatawan domestik- menelusuri bagian selatan Bali, sebatas Gilimanuk, Negara, Tabanan, Denpasar, dan sampai ujung timur di Karangangsem. |
Perlu Dijadikan Isu Nasional Oleh Hadi Supeno DIENG! Ah, siapakah yang tak mengenal daerah ini? Ia merupakan dataran tinggi -mungkin tertinggi di Jawa Tengah- dengan ekosistem alam yang tidak tertandingi. Di sana terdapat panorama yang bervariasi dalam satu hari, udara dingin, aneka produk pertanian, sumber gas alam, serakan benda cagar budaya, tradisi masyarakat sekitar, dan aneka objek wisata lain yang mengagumkan. |
|
| Pemilu 2004 Baru Wacana, Hamzah Tolak Koalisi dengan Mega JAKARTA- Ketua DPP PPP Zarkasih Nur menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan partai soal keengganan Hamzah Haz bergandengan tangan dengan Megawati Soekarnoputri. |
Pemilu 2004 Pembagian Daerah Pemilihan Berpotensi Timbulkan Konflik SEMARANG- Pembagian daerah pemilihan (DP), yang saat ini sedang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), berpotensi menimbulkan konflik, yang dipicu ketidaksenangan sebagian masyarakat maupun anggota parpol tertentu. |
|
| Pemilu 2004 15 Calon DPD Dilaporkan ke Polisi JAKARTA-Karena diduga melakukan tindak pidana pemalsuan, 15 calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dilaporkan ke polisi oleh Panwas Pemilu. Pemalsuan itu terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. |
Pemilu 2004 Sikap Tak Kompromi KPU Dikeluhkan JAKARTA- Panwas Jateng mengeluhkan sikap tidak kompromi yang diperlihatkan KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Padahal, langkah yang dilakukan Panwas Jateng seluruhnya seusai dengan UU Pemilu. Ketua Panwas Jateng Nur Hidayat Sardini mengatakan hal itu di media center KPU kemarin. |
|
| Pemilu 2004 Meski Terlambat, Parpol Nekat Serahkan Berkas SEMARANG- Kendati telah diberi kesempatan hingga 24 Oktober 2003 sesuai dengan batas toleransi KPU Pusat, masih ada saja partai nekat menyerahkan berkas melebihi batas waktu ke KPU Jateng. Hal ini dilakukan oleh Partai Demokrat Bersatu. Karena itu, KPU Jateng pun menolak berkas dari partai tersebut dan akan mengonsultasikan lagi ke KPU Pusat. |
Pemilu 2004 Berkas Siti Fatimah Sudah Dilimpahkan
SEMARANG-Salah seorang calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Jateng, Dra Hj Siti Fatimah SIP, warga Jl Menteri Supeno 42 Semarang, dinilai telah melakukan kecurangan dalam memperoleh dukungan. Dia sebelumnya telah dilaporkan Panwas Kota Semarang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Poltabes. |
|
| Pemilu 2004 Diperkirakan Jumlah DPD Menyusut SEMARANG-Sehari menjelang penyerahan data hasil verifikasi dukungan calon anggota DPD, hingga sore kemarin 17 KPU kabupaten/kota telah menyerahkan tugasnya. Meski belum semua terkumpul, tidak semua calon anggota DPD bisa memperbaiki dukungannya. |
Pemilu 2004 PBR Tak Lolos di Salatiga SEMARANG- Meski telah diberi kesempatan untuk memperbaiki jumlah kartu tanda anggotanya (KTA), para pengurus Partai Bintang Reformasi (PBR) di Salatiga menyatakan tidak sanggup memenuhi hal tersebut. |
|