| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 4 November 2003 |
|
Saham BRI Dijual dengan Sistem Pooling
JAKARTA - PT Bank BRI Tbk selama tiga hari sejak Senin (3/11) kemarin memulai penjatahan penjualan saham kepada masyarakat sebanyak 5% dari 3,8 miliar saham yang dialokasikan untuk investor lokal. |
Kasus BNI Membuat Investor Konservatif pada Bank BUMN
JAKARTA - Barangkali pasar uang dan pasar saham yang paling cepat bereaksi terhadap skandal bobolnya dana Rp 1,7 triliun di PT Bank BNI Tbk melalui L/C fiktif. |
|
|
KPR BTN di Jateng Meningkat 21%
SEMARANG - Hingga September 2003 Bank BTN Cabang Semarang yang membawahkan wilayah Jateng kecuali Solo, Pekalongan, dan Purwokerto mengalami peningkatan jumlah kredit pemilikan rumah (KPR) hingga 21%. |
Ditjen Pajak Usulkan 18 WP Dikenakan Gijzeling
JAKARTA- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak sampai Oktober 2003 tengah memproses 18 wajib pajak (WP) untuk diusulkan dikenai penyanderaan (gijzeling). |
|
|
43 Peserta Ikuti Lelang SUN Rp 2,5 Triliun
JAKARTA - Sebanyak 43 peserta akan mengikuti lelang surat utang negara (SUN) dalam bentuk treasury bond (T-Bonds) di pasar perdana senilai Rp 2,5 triliun pada 4 November 2003.Pengumuman Bank Indonesia melalui website www.bi.go.id di Jakarta, Senin, menyebutkan, 43 peserta itu terdiri atas 34 bank, 7 pialang pasar uang rupiah dan valuta asing, dan 2 perusahaan efek. |
Penurunan Bunga Penjaminan Akan Sulitkan Bank
JAKARTA- Penurunan bunga penjaminan akan menyulitkan bank yang akan menghimpun dana masyarakat. ''Karena jarak penurunan bunga penjaminan dengan tingkat bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) lebih dari 100 basis poin,'' kata Direktur Utama Bank HS 1906, Farid Rahman Yusuf, di Jakarta, Senin (3/11). |
|
| Konsultasi Perpajakan PPN atas Penggantian Biaya Obat di Rumah Sakit Pertanyaan: Di rumah sakit, kenapa pasien dibebani PPN 2% dari harga jual obat di rumah sakit? Sedangkan dalam pengadaan obat di apotek, rumah sakit sudah dikenai PPN 10% dalam faktur pembelian. |
Pendapatan Telkom Capai Rp 19,97 Triliun
JAKARTA - Pendapatan usaha PT Telkom mencapai Rp19,97 triliun atau naik 27,87% dari periode sama tahun 2002. Laporan keuangan PT Telkom triwulan III, Senin, menunjukkan pula bahwa pendapatan PT Telkom dari jasa telepon bergerak (seluler) mulai mendekati pendapatan dari telepon tetap (fixed) didorong makin tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan ini. |
|
|
Permintaan Busana Tinggi Pengelola Sediakan Stok Tiga Kali Lipat SEMARANG - Permintaan berbagai jenis busana menjelang Lebaran mulai meningkat. Mengantisipasi hal tersebut sejumlah pusat perbelanjaan mulai meningkatkan persediaan barang dagangan mereka. |
Tegal Tertinggi Inflasi Oktober 0,55 Persen JAKARTA - Selama Oktober 2003 Biro Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi 0,55%, sehingga laju inflasi tahun kalender (Januari hingga Oktober) 2003 mencapai 3,05%. |
|
|
Penjualan Emas Masih Sepi
SOLO - Tidak seperti pada tahun-tahun lalu, walaupun puasa sudah berlangsung seminggu lebih, transaksi perhiasan emas di Solo masih sepi. ''Pada tahun lalu, pada saat puasa berlangsung seminggu, peningkatan omzet penjualan sudah terlihat. Namun sekarang, hampir semua toko sepi,'' ujar Ny Iwan, pemilik Toko Emas Keris Pusaka di Jl Coyudan, Solo, kemarin. |
Kunjungan Wisman Turun 5,98 Persen
JAKARTA - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia melalui 13 pintu masuk selama September 2003 turun 5,98% menjadi 346.209 orang dari 368.217 orang selama Agustus. "Seperti tahun-tahun lalu, jumlah wisatawan macanegara pada September selalu turun setelah melalui masa peak season pada Juli-Agustus," kata Deputi Bidang Statistik Ekonomi BPS Slamet Mukeno di Jakarta, Senin. |
|
|
Wastra Indah di Ujung Tanduk
MALANG - Nasib PT Wastra Indah (WI) ibarat telur di ujung tanduk. Sejak Minggu (2/11) anak perusahaan Grup Texmaco itu lumpuh total menyusul peliburan ribuan karyawan sejak Sabtu (1/11) dan pemutusan kembali aliran listrik oleh PLN. Cobaan bagi Wastra Indah itu masih ditambah dengan terganggunya mesin pembangkit listrik (genset) karena ada komponennya yang terbakar, sehingga tidak mampu menyuplai kebutuhan listrik. |
Bisnis Konveksi Masyarakat Desa Tingkir Lor Laris hingga Luar Jawa
SIAPA menyangka bahwa pemasaran produk home industry konveksi yang dilakukan masyarakat Desa Tinggkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, sudah mencapai hingga Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Tidak jelas sejak kapan usaha konveksi sebagian masyarakat Desa Tingkir Lor itu dimulai. |
|