logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 4 November 2003 Berita Utama  
Line

Diusulkan 20.000 Guru Wiyata Bakti Dapat Honor dari APBD

SEMARANG-Dari tahun ke tahun peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru mendapat perhatian eksekutif dan legislatif. Khusus terhadap kesejahteraan guru wiyata bakti, Panitia Anggaran DPRD Jateng mengusulkan kepada Gubernur agar ada penambahan jumlah guru yang mendapat honor dari APBD.

Semula eksekutif mengajukan 11.000 guru wiyata bakti yang akan menerima bantuan honor dari APBD 2004. Masing-masing guru mendapat Rp 75.000/bulan.

"Hemat kami, bila hanya 11.000, artinya tidak ada peningkatan berarti dari tahun lalu. Karena itu, kami minta eksekutif menambah pengajuan alokasi jumlah guru yang menerima bantuan APBD," kata Ketua Panitia Anggaran DPRD Jateng, HA Thoyfoer MC, kemarin.

Dia mengusulkan penambahan jumlah guru itu berkisar 9.000. Dengan penambahan ini, jumlah keseluruhan wiyata bakti penerima bantuan APBD sebanyak 20.000 orang.

Menurut dia, penambahan jumlah itu seiring dengan komitmen bangsa agar memberi perhatian optimal terhadap pendidikan, sebagaimana UUD 1945. Sedangkan para pendidik, termasuk bagian terpenting dalam pendidikan. "Perjuangan dan pengabdian guru wiyata bakti harus didorong sebisa mungkin. Setidak-tidaknya dengan memberikan suntikan dana bantuan honor," terangnya.

Alokasi

Selain itu, lanjut Wakil Ketua DPRD Jateng ini, alokasi pendidikan yang diusulkan Gubernur pada APBD 2004 ternyata belum mencapai 20 persen dari total APBD. Penafsiran pemerintah mengenai 20 persen ternyata menggunakan ukuran persentase dari pendapatan asli daerah (PAD), bukan dari APBD.

Padahal, amandemen UUD 45 secara jelas menyebutkan, persentase 20 persen alokasi pendidikan dari APBN dan APBD. "Kalau tidak salah Pemprov baru mengalokasikan 20,02 persen dari PAD untuk pendidikan. Jumlah itu akan kecil jika dilihat dari persentase APBD. Makanya kami minta ada perubahan," katanya.

Sementara itu, Ketua FPP DPRD Jateng Drs H Hisyam Alie mengatakan, dalam lembaran nota keuangan pengantar APBD 2004 oleh Gubernur Jateng, tercantum perhatian pemerintah terhadap pendidikan mencapai 20,02 persen dari PAD. Nota keuangan APBD 2004 itu saat ini dalam pembahasan DPRD.

Dengan demikian, baru sekitar Rp 290,01 miliar dari keseluruhan pendapatan asli daerah Rp 1,448 triliun. Padahal, total APBD 2004 diperkirakan mencapai Rp 2,7 miliar, yang berarti 20 persen dari APBD berkisar Rp 540 miliar. (H1,G1-64t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA