logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 4 November 2003 Internasional  
Line

PM Rusia Prihatin

MOSKWA - Bursa saham Rusia, yang khawatir akibat serangan hukum terhadap perusahaan minyak terbesar di negara itu dan penangkapan direkturnya, sedikit meningkat kemarin setelah Kremlin mempersoalkan perilaku jaksa.

Dan dalam langkah yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kepercayaan para investor yang gelisah di Rusia, bank raksasa Jerman, Deutsche Bank, menyatakan akan membeli 40 persen saham yang ditawarkan bank investasi terkemuka Rusia, United Financial Group.

Kepala staf baru Presiden Vladimir Putin Minggu lalu meragukan keseriusan tindakan hukum terhadap raksasa minyak Rusia, Yukos. Dia mengatakan kepada para jaksa agar mempertimbangkan dampak ekonomi tindakan mereka.

''Rekan-rekan kita harus mempertimbangkan semua konsekuensi ekonomi dari tindakan yang mereka ambil,'' kata Dmitry Medyedev, kepala staf baru Putin, kepada televisi Rusia.

PM Rusia Mikhail Kasyanov juga mengungkapkan keprihatinan mendalam mengenai kejadian tersebut.

''Hierarki kekuasaan telah mulai berfungsi, dan ini merupakan tanda baik bagi pasar,'' kata Konstantin Shapsharov dari Alfa-Bank.

''Saya tidak ingin terlalu pesimis mengenai Yukos dan kini saya tidak mengharapkan ukuran hasil dengan menggunakan alkitab.''

Komentar-komentar terakhir oleh para pejabat telah memperpanjang serangan terhadap Yukos dan ambisi politik pemimpinnya, Mikhail Khodorkovsky. Bagi banyak investor, hal itu menimbulkan kekhawatiran mengenai komitmen Rusia pada kepastian hukum dan apakah aman menanamkan modal di negara itu.

Harga saham Yukos sedikit naik pada pembukaan, sekalipun tetap lebih dari 20 persen di bawah harga sebelum Khodorkovsky ditangkap di bawah todongan senjata pada 25 Oktober. (rtr-ben-46)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA