
| Selasa, 4 November 2003 | Internasional |
Spanyol Tutup Perbatasan dengan GibraltarGIBRALTAR - Spanyol menutup perbatasannya dengan Gibraltar, Senin kemarin, untuk kali pertama dalam dua dasa warsa. Penutupan itu dilakukan karena kapal pesiar Aurora yang membawa wisatawan yang terjangkit virus penyerang perut berlabuh di koloni Inggris tersebut, kata sejumlah pejabat. Kapal Aurora, yang membawa ratusan wisatawan Inggris yang menderita infeksi yang mudah menular itu, tiba di pelabuhan Gibraltar kemarin pagi. ''Saya telah menerima informasi dari pihak berwenang bahwa perbatasan ditutup pada pukul 07.00 waktu setempat (13.00 WIB),'' kata juru bicara Pemerintah Gibraltar. Juru bicara Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan, penutupan itu merupakan ''langkah preventif sampai kami tahu lebih banyak tentang sifat dan tingkat infeksi tersebut.'' Penutupan tersebut - yang secara efektif memutus koloni itu dari daratan Eropa - merupakan yang pertama di perbatasan antara Spanyol dan Gibraltar sejak dibuka kembali pada 1985. Juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan kepada Reuters, ''Kami tengah dalam kontak penting dengan pihak berwenang Spanyol tentang masalah ini. Kontak dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.'' Reaksi Berlebihan Berbicara kepada radio BBC, Menteri Besar Gibraltar, Peter Casuana, menuduh Spanyol ''membuat reaksi berlebihan''. Radio pemerintah Spanyol melaporkan, sekitar 4.000 orang Spanyol menyeberangi perbatasan itu setiap hari untuk bekerja di Gibraltar dan sekitar 500 orang kini berkumpul di perbatasan itu. Sementara itu Spanyol telah memasang perintang jalan guna mencegah kendaraan pergi ke Gibraltar. Kapal tersebut, dengan lebih seperempat dari 1.800 penumpangnya telah menderita radang lambung dan usus, sehari sebelumnya diperkenankan merapat di Gibraltar oleh pemerintah setempat. Petugas kesehatan Gibraltar hanya bersedia mengizinkan penumpang yang sehat untuk turun dari kapal itu, kata juru bicara pemerintah Gibraltar. Kapal itu, yang dalam pelayaran ke Southampton, Inggris, bertolak ke Gibraltar setelah pemerintah Yunani tak mengizinkannya berlabuh di pelabuhan Yunani, Piraeus, di luar Athena, Jumat lalu. Itu adalah penutupan pertama perbatasan Spanyol dengan Gibraltar, yang terletak di wilayah utara pintu masuk ke Laut Tengah, sejak 1969. Orang-orang baru bisa bepergian secara bebas antara kedua wilayah tersebut pada 1985. Juru bicara Pemerintah Gibraltar mengatakan tak ada alasan bagi keputusan Madrid menutup perbatasannya. Pemerintah Spanyol menyatakan, Menteri Kesehatan Ana Pastor telah mengunjungi tempat di dekat perbatasan dengan Gibraltar untuk mengoordinasikan tindakannya, kata juru bicara pemerintah di Madrid. Diktator Spanyol, Jenderal Francisco Franco, menutup perbatasan itu tahun 1969 sebagai bagian dari persengketaan lama Spanyol dengan Inggris tentang kedaulatan Gibraltar, batu yang muncul di permukaan bumi yang letaknya strategis di mulut Laut Tengah.(rtr-niek-46) |