logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 4 November 2003 Ekonomi  
Line

Permintaan Busana Tinggi

Pengelola Sediakan Stok Tiga Kali Lipat

SEMARANG - Permintaan berbagai jenis busana menjelang Lebaran mulai meningkat. Mengantisipasi hal tersebut sejumlah pusat perbelanjaan mulai meningkatkan persediaan barang dagangan mereka.

Berdasarkan pantauan Suara Merdeka di beberapa pusat perbelanjaan, aktivitas calon pembeli yang ingin membeli kebutuhan pakaian semakin meningkat.

Tawaran diskon besar-besaran dan produk baru yang menjadi tren menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Regional Manager Ramayana dan Robinson Jateng Dony Yulianto mengungkapkan, sejak akhir September hingga Oktober pihaknya meningkatkan stok busana.

Pada bulan puasa ini pihaknya lebih meningkatkan stok pakaian untuk anak-anak.

''Hal tersebut kami lakukan berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun menjelang Lebaran yang lalu,'' tuturnya.

Dia menyebutkan, menjelang Lebaran pada umumnya orang tua lebih memprioritaskan kebutuhan busana untuk anak-anak mereka. Jika dana yang tersedia masih cukup, orang tua baru mulai berbelanja untuk kebutuhan mereka.

Persediaan yang ditambah, kata dia, bisa 2-3 kali lipat. Dia mencontohkan, pada bulan biasa stok suatu jenis pakaian hanya tiga potong. Kini bisa ditambah hingga sembilan potong.

Soal diskon besar-besaran di tokonya, Dony mengungkapkan, diskon tersebut secara nasional dilakukan di seluruh Ramayana dan Robinson. Produk yang dikenai diskon besar-besaran adalah produk khusus dengan harga spesial.

Adapun target perusahaan yang dia pimpin adalah meningkatkan penjualan hingga 250% dari bulan-bulan biasa.

Sementara itu, untuk meningkatkan penjualan, lanjut dia, pihaknya juga melakukan studi tren produk busana yang disukai konsumen. Hal itu dilakukan karena setiap saat tren busana selalu berubah.

Stok Eceran

Penambahan stok produk eceran tersebut untuk mengantisipasi kebutuhan puasa dan Lebaran yang meningkat. Asisten Supervisor Supermarket Sri Ratu Darmanto mengungkapkan, peningkatan persediaan seperti roti, sirup, dan kebutuhan pokok lain ditingkatkan hingga 100%. Dia mengatakan, pihaknya tidak ingin membuat kecewa pembeli yang sudah datang ke toko, tapi produk yang ingin dibelinya tidak ada atau kurang. (H2-82e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA