logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 4 November 2003 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Gedung SD Direhab, Siswa Numpang di Rumah Penduduk

WONOSOBO- Lebih kurang 150 murid SD Sumberdalem, Dusun Mlandi, Kecamatan Kertek, sejak 20 Agustus lalu menempati gedung balai desa dan rumah warga. Sementara itu di SD 3 Maduretno, Kecamatan Kalikajar, kegiatan pembelajaran terpaksa dilakukan secara bergantian karena gedung yang mereka tempati sedang diperbaiki.

Di SD Sumberdalem, murid empat kelas ditampung di Balai Desa Sumberdalem. Dua kelas lainnya menempati dua rumah penduduk Dusun Mlandi, Desa Sumberdalem.

Kepala SD Sumberdalem, Slamet, Senin kemarin mengakui para murid terpaksa ditampung di balai desa dan rumah warga karena gedung SD yang semula untuk aktivitas pembelajaran kini sedang direhab.

Khusus yang ditampung di Balai Desa Sumberdalem, murid-murid kelas II, III, dan IV menempati satu ruang. Tiap kelas hanya dibatasi oleh sekat pendek sehingga aktivitas pembelajaran tiap-tiap kelas di ruang tersebut dapat didengar secara jelas oleh murid kelas yang lain.

Kenyataan itu, lanjut Slamet, dirasa mengganggu siswa di kelas lain. Demikian pula bila para murid berisik, maka mengganggu murid di kelas lain di ruang tersebut. Namun Slamet menyadari, hal itu terpaksa dilakukan karena kondisi darurat. Gangguan pembelajaran itu, kata dia, mengurangi daya serap ilmu yang diberikan guru kepada para muridnya.

Jam Pelajaran

Secara terpisah, Kepala SD 3 Maduretno M Sutarto mengemukakan, saat ini tiga ruang kelas dan satu ruang kantor guru sedang diperbaiki. Berkaitan dengan rehab tersebut, murid enam kelas terpaksa harus menempati tiga ruang kelas yang tidak direhab.

Untuk itu, ungkap Sutarto, jam pelajaran bagi para siswa terpaksa dikurangi. Bagi murid kelas I, II, dan III masuk pagi hari pukul 07.00 sampai 10.00. Murid kelas IV, V, dan VI masuk siang pukul 10.00 sampai 14.00. Mereka bergiliran menempati ruang kelas.

Sementara itu, gedung SD yang rusak dan saat ini sedang direhab dengan dana alokasi khusus di Wonosobo tercatat 18 buah yang tersebar di 14 kecamatan. Pelaksanaan rehab gedung SD yang memperoleh dana alokasi khusus itu kini sedang dipantau oleh petugas yang melibatkan anggota Dewan Pendidikan Wonosobo. Berdasarkan pemantauan, sebagian gedung SD sudah hampir selesai pembangunannya.

Gedung SD yang sekarang dalam rehab berat dengan dana alokasi khusus adalah MI Kalialang dan SD 1 Kaliwiro, SD 2 Wadaslintang, SD 1 Rogojati Sukoharjo, SD 3 Leksono, SD Karangrejo dan MI Tumenggungan Selomerto, SD 2 Sikunang Kejajar, dan SD 2 Wonosroyo Watumalang.

Selain itu, SD Sukorejo Mojotengah, SD Kayugiyang Garung, SD 2 Jlamprang Wonosobo, SD Sumberdalem Kertek, SD 3 Maduretno dan SD 2 Karangduwur Kalikajar, SD 2 Batursari dan MI Muhamadiyah Marongsari Sapuran, serta SD 1 Gadingrejo di Kecamatan Kepil juga ikut direhab.(P55-81j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA