logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 1 November 2003 Olahraga  
Line

''Ini Persoalan Amat Serius''

SEMARANG- ''Mendengar isu penyelewengan dana di KONI Jateng akhir-akhir ini, saya sedih, kecewa, geram, dan galau. Ini persoalan amat serius, karena di samping masalah kriminal juga berhubungan dengan prospek prestasi Jateng pada PON XVI 2004 di Palembang,'' kata dr Yuslam Samihardja SpTHT di Semarang, kemarin.

Yuslam berbicara dalam kapasitasnya sebagai orang yang sudah 30 tahun berkecimpung di KONI Jateng sebagai Ketua Pengda PPKORI, salah seorang anggota KONI, dan mantan pimpinan sidang pleno musorda yang menghasilkan kepengurusan sekarang ini.

Dia mengemukakan, isu ini salah atau apalagi benar, jelas akan mengganggu konsentrasi atlet kontingen Jateng ke PON yang tinggal 10 bulan lagi. Ketua Umum KONI Jateng sebagai pemegang mandat musorda harus secepatnya mengambil langkah yang tepat dan tegas demi ketuntasan masalah ini.

Ketua Umum harus berani bersikap tegas terhadap oknum yang melakukan penyelewengan. Jika tidak, Ketua Umum malah bisa dituduh ikut bermain dalam hal ini. Suatu hal yang tak dikehendaki masyarakat pencinta olahraga.

''Ketua Umum harus segera mengadakan klarifikasi benar atau tidaknya isu tersebut. Hasil klarifikasi secepatnya disosialisasikan terutama kepada atlet, sehingga atlet bisa segera berkonsentrasi kembali (untuk) menghadapi PON yang akan datang. Mudah-mudahan pada Januari 2004, semua masalah sudah selesai,'' ungkapnya.

Dia mengemukakan, yang perlu dicatat dan selalu diingat para pengurus KONI Jateng adalah perhatian besar Gubernur Jateng terhadap pembinaan olahraga. Jangan sampai perhatian dan kepercayaan itu dicederai.

''Kekompakan pengurus KONI (Jateng) perlu dijaga dan keterbukaan terutama dalam pengelolaan keuangan harus melibatkan BPK secara intensif. Semoga badai cepat berlalu.''

Dokter KONI Jateng yang dahulu pernah aktif membina PSIS Semarang ini menjelaskan, bila isu penyelewengan dana itu salah, maka pelempar isu harus dikenai sanksi agar suasana kondusif bisa kembali. Jika isu itu memang benar, uang sedapat mungkin bisa kembali, dan pelaku dikenai sanksi agar tak terulang pada masa mendatang.

Selain itu, KONI Jateng harus mengambil langkah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan menciptakan suasana kondusif di kalangan atlet agar persiapan mereka tetap solid.(A7-59j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA