
| Sabtu, 1 November 2003 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Sambut Lebaran, Organda Siapkan 500 BusYOGYAKARTA - Libur Lebaran masih lama, tapi Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY sudah melakukan antisipasi angkutan mudik dan balik. Organda akan menambah armada bus angkutan antarkota antarrovinsi (AKAP) 200 buah. Ketua Organda DIY Jhony Pramantya kemarin mengatakan, bus AKAP di DIY saat ini ada 300 buah. Dengan penambahan 200 buah berarti bus yang akan dioperasikan 500 buah. Bus tambahan itu, lanjut dia, merupakan jumlah minimal. Sebab, bus cadangan dan bus pariwisata yang juga siap dioperasikan menjadi bus penumpang belum dihitung. Penambahan itu harus dilakukan karena pada waktu Lebaran ribuan mahasiswa yang kuliah akan mudik. Belum lagi arus mudik dengan tujuan DIY. "Apalagi Yogyakarta menjadi salah satu tujuan untuk berlibur selama Lebaran. Kondisi itu cukup merepotkan pengusaha dan pemerintah," katanya. Selain kesiapan bus, pihaknya juga berkoordinasi dengan seluruh pengusaha angkutan untuk mempersiapkan fisik bus dan sumber daya manusia. Dia tidak menginginkan terjadi kecelakaan akibat human error. Rawan Kecelakaan Jhony mengingatkan, salah satu daerah rawan kecelakaan adalah jalan ke arah Wonosari melalui Pathuk. Selain permukaan jalan naik turun, di sana juga terdapat tikungan-tikungan yang sangat tajam. Dia meminta agar semua pengemudi berhati-hati dan penumpang diharap memperingatkan pengemudi yang ugal-ugalan. Soal pelanggaran tuslah, kata dia, biasanya pelanggaran sering terjadi di tingkat bawah yaitu oleh calo dan awak bus. Pengusaha terutama di bawah koordinasi Organda rata-rata tertib. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DIY Ir Setyoso Hardjowisastro MSi mengatakan, secara umum jalur-jalur arus Lebaran di Yogyakarta aman. Hanya, terdapat kawasan yang membutuhkan perhatian karena rusak dan sedang diperbaiki. Salah satunya adalah Jembatan Krasak di Kecamatan Tempel Sleman sebagai penghubung DIY dengan Kabupaten Magelang yang sedang diperbaiki. Namun, pemerintah sudah menargetkan perbaikan jembatan itu selesai dan bisa digunakan pada H-3 Lebaran. Dia mengungkapkan, dalam persiapan menyambut gelombang pemudik, tidak ada hal yang khusus. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah tidak akan memberikan bantuan secara khusus. (D19-81e) |