logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 1 November 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Pengaspalan Pantura Selesai Sebelum Lebaran

PEMALANG-Pekerjaan pengaspalan jalur pantura yang terkena pelebaran, akan selesai sebelum Lebaran. Hal itu ditegaskan Kepala Bagian Proyek Pembangunan Jalan Pekalongan-Pemalang PU Bina Marga Jateng, Ir Eko Budihartanto, menanggapi kekhawatiran masyarakat karena perbaikan jalan hingga kini belum selesai.

Di beberapa ruas jalan sepanjang jalur pantura antara Pekalongan-Pemalang, kini sedang dilakukan pengaspalan. Pekerjaan tersebut ada yang bersifat menambah ketinggian aspal, ada pula yang berupa pengaspalan badan jalan yang terkena pelebaran. Antara lain di Ulujami, jembatan Kali Waluh, Pagaran, dan Lawangrejo.

''Sesuai dengan jadwal, serah terima pertama pekerjaan pengaspalan akan dilakukan 2 November. Kemudian dilakukan masa pemeliharaan 30 hari. Namun, saya perkirakan Lebaran mendatang jalur sudah bisa dilalui dengan lancar,'' katanya kemarin.

Pekerjaan pelebaran jalur pantura Pekalongan-Pemalang kini baru digarap tiga lajur, dari rencana empat lajur. Dari ketiga lajur yang sudah dikerjakan itu, kini masih ada perbedaan tinggi aspal lama dan baru. Karena itu, pengendara yang lewat harus hati-hati.

Lebar badan jalan pantura kini mencapai 11 meter. Adapun lebar bahu jalan dua meter. Dengan demikian, lebar keseluruhan 13 meter.

Namun bahu jalan bukan untuk dilewati kendaraan berat. Karena konstruksinya dibangun untuk arus lambat. Untuk arus kendaraan padat, sewaktu-waktu bahu jalan bisa digunakan.

Lokasi lain yang dikhawatirkan masyarakat pembangunannya belum selesai pada saat Lebaran, adalah jembatan Kali Waluh, Gandulan, Pemalang. Namun menurut Eko, jembatan tersebut direncanakan pada Lebaran mendatang sudah bisa dilewati arus mudik ataupun balik.

Kini pekerjaan yang sedang dilakukan berupa persiapan pengaspalan badan jalan. Diperkirakan pada 2 November pekerjaan itu selesai.

Setelah pengaspalan, jembatan belum bisa langsung digunakan. Tetapi perlu menunggu waktu beberapa saat. Maksimal sampai pertengahan November jembatan sudah bisa dilalui.

Yang perlu diperhatikan para pengemudi, masih adanya penyempitan jalur sepanjang 13,5 kilometer. Penyempitan tersebut terjadi mulai Ambowetan, Comal, Ampelgading, Petarukan, dan Pemalang. Penyempitan terjadi karena jalan setempat belum dilebarkan.

Di jalur yang menyempit itu dikhawatirkan akan terjadi kemacetan apabila arus lalu lintas padat. Apalagi terdapat beberapa lokasi pasar tumpah. Seperti di Pasar Beji pada pukul 05.00 sampai 10.00, dan Pasar Petarukan. (sf-49s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA