logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 1 November 2003 Jawa Tengah - Muria  
Line

Di Pati Dilaksanakan di Tiga Belas Sekolah

P A T I - Calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Pati, Selasa (4/11) akan mengikuti ujian seleksi yang dilaksanakan di 13 sekolah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pati Drs Tjoek Suharyanto MM kemarin mengatakan, dengan jumlah tersebut telah didapatkan 236 ruang kelas yang akan digunakan 5.627 pelamar. Ruang ujian sudah dicek dan dinilai memenuhi syarat.

Tiap-tiap ruang hanya akan diisi rata-rata 20 peserta, kecuali ruang kelas yang disediakan untuk pelamar tenaga pramukantor yang akan diisi 40 pelamar. Hal itu mengingat jumlah pelamar yang masuk kelompok tenaga teknik tertentu itu cukup banyak, yaitu 3.803 orang. Selebihnya, tenaga kependidikan (1.067 pelamar) dan kesehatan (757 pelamar).

Menyangkut lokasi sekolah tempat seleksi, seperti pernah diungkapkan sebelumnya, harus saling berdekatan untuk memudahkan para pelamar dalam mencari ruang yang akan ditempati pada saat seleksi berlangsung. Lokasi sekolah dimaksud adalah SMPN 5, SMPN 4, SMPN 2, SMA Nasional, SMAN 1, dan SMAN 3.

Semuanya berada satu jalur Jl P Sudirman menuju arah Kudus. "Selebihnya, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK 2), SMAN 2, SMA PGRI, SMPN 3, dan SMK 3," ujarnya.

Pengiriman

Menyangkut persiapan, menurut Tjoek Suharyanto, mulai kemarin telah dilakukan pengiriman pemanggilan tahap pertama kepada para pelamar yang lolos seleksi administrasi melalui pos. Dia berharap paling lambat Senin (3/11) surat panggilan sudah sampai ke alamat para pelamar.

Jika sampai hari itu pelamar belum menerima surat panggilan untuk mengikuti seleksi, pihaknya membuka kesempatan kepada para pelamar untuk datang di Kantor BKD di Jl RA Kartini. Sebab, duplikat surat panggilan beserta penjelasan nomor, waktu, dan lokasi seleksi ada pada pihaknya.

Kejelasan alamat pelamar sudah ditekankan sejak awal, baik menyangkut desa/dusun, kelurahan, RT/RW, kode pos maupun bin/binti (orang tua) tiap pelamar. Karena itu, misalnya di satu kelurahan ada dua nama pelamar yang sama, tentu akan terlihat perbedaan nama orang tuanya. Sebab, menyangkut jumlah, nama, dan alamat ribuan pelamar, tidak tertutup kemungkinan bisa saja terjadi kesalahan. "Kami mempersilakan pelamar mengecek ke kantor, jika sampai hari Senin belum menerima surat panggilan," katanya. (ad-74k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA