logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 30 Oktober 2003 Sala  
Line

Lagi, Siswa Tewas dalam Kecelakaan

  • Bus Langsung Jaya Terbalik

KARANGANYAR-Baru satu minggu setelah kecelakaan menimpa sembilan siswa SDN 4 Kemiri Kebakkramat yang mengakibatkan satu siswa tewas, kemarin kembali terjadi dua kecelakaan sekaligus di dua tempat terpisah.

Dua kecelakaan tunggal itu mengakibatkan dua korban tewas yang salah satunya siswa TK. Kecelakaan pertama terjadi pada pukul 08.30 di Jalan Lawu tepat di depan kantor Samsat, Papahan Karanganyar.

Kecelakaan tunggal yang menimpa Daihatsu Zebra itu menewaskan Buyung Fauzan Widjan (4), anak Nanik Suharyati, warga Gedung Biru, Karangpandan. Korban adalah siswa TK Al Fatah.

Kecelakaan kedua terjadi pada pukul 09.30 menimpa bus Langsung Jaya AD-2892-AS jurusan Tawangmangu-Solo. Kecelakaan yang terjadi sekitar 150 meter sebelah barat pompa bensin Karangpandan itu menewaskan kernet bus Ucok Purnomo (27), warga Perum KCPRI 92, Jaten.

Dari informasi dari berbagi sumber, pagi itu dari timur (Karangpandan) Nanik yang bekerja sebagai salah satu staf di Dinas Lingkungan Hidup bermaksud mengantar anak sulungnya Buyung berangkat sekolah di TK Al Fatah, di Papahan.

Sesampai di depan kantor Samsat, sekonyong-konyong dari depan sebuah kendaraan bermotor melintas. Namun, karena kaget dan takut menabrak, istri Slamet Wiyono itu membanting kemudi ke kiri.

Karena kehilangan kendali, mobil itu pun langsung menabrak trotoar hingga terguling dan berbalik arah serta ringsek. Dua korban di dalam mobil, Nanik dan Buyung, mengalami luka berat. Buyung kemudian meninggal pada pukul 13.30 ketika dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Adapun ibunya masih dirawat di RS setempat.

''Kondisi Buyung yang berada di samping ibunya lebih parah. Dia tergenjet pintu,'' kata salah seorang saksi mata di lokasi kejadian. ''Ibunya juga terluka cukup parah terutama di kepala akibat benturan dan pecahan kaca mobil,'' tambahnya.

Terbalik

Sementara itu, kecelakaan yang menimpa bus Langsung Jaya bermula dari sopir Sutrisno, warga Perum KCPRI 92 Jaten yang bermaksud menghindari sedan di depannya. Saat itu dari arah Tawangmangu, bus yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi berpapasan dengan sedan yang melaju dengan kecepatan tinggi pula.

Karena tidak ingin terjadi benturan, sopir bus bermaksud menghindari sedan dan membanting stir ke kanan. Akibatnya, bus itu terbalik, sehingga mengakibatkan satu korban, yaitu kernet Ucok tewas seketika.

''Ucok adalah menantu sopir yang saat itu ikut bekerja,'' kata Kanit Laka Polres Karanganyar Iptu Waleri ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin.(G8-14e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA