
| Kamis, 30 Oktober 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Sering Muncul Sosok PerempuanBEBERAPA warga mengaku penasaran terhadap Makam Kristen Kobong yang mulai Rabu kemarin dibongkar. Tidak sedikit di antara warga sekitar menyaksikan proses pembongkaran makam itu. ''Saya penasaran dengan makam Maria Rosanti,'' kata Rudi (33) warga yang tinggal di sekitar Kerkop Kobong yang ikut menyaksikan pembongkaran kuburan tersebut, Rabu (29/10). Dia ingin menyaksikan makam perempuan itu dibongkar lalu menyaksikan kerangkanya masih ada atau tidak. Pria yang sehari-hari jualan di Pasar Kobong ini memang penasaran, lantaran dirinya sering mendapat cerita dari para sopir trailer dan tukang becak yang biasa mangkal di sekitar makam. Cerita tersebut, yakni, arwah bersosok perempuan sering menampakkan diri pada malam-malam tertentu. Padahal, dirinya sering tidur di dalam kompleks makam untuk menjaga tambak yang dibuatnya dan keperluan lain, tetapi tidak pernah menemui arwah perempuan itu. Beberapa warga lain pun mengaku seperti itu. Suryatmi (50), pedagang makanan di seberang makam mengemukakan, keangkeran makam itu ditandai dengan sering munculnya sesosok perempuan yang kerap menampakkan diri pada malam hari. Warga lain, Ny Hanifah (28) menceritakan, belum lama ini seorang tukang becak diweruhi sosok perempuan. Awal mulanya, tukang becak itu menerima orderan mengantar penumpang perempuan yang mencegatnya di seberang makam. Perempuan itu minta diantar sampai jembatan Terboyo, namun setelah sampai di jembatan, perempuan itu berubah menjadi hantu pocong. Tukang becak itu pun langsung lari meninggalkan becaknya. Kali terakhir, empat warga yang sedang membersihkan ilalang di kompleks makam diganggu dengan munculnya ular sebesar kaki manusia. Ilalang tersebut dibersihkan dalam rangkaian rencana pembongkaran makam tersebut. Untuk mengusir ular dan hantu-hantu lainnya itu, akhirnya dilakukan upacara yang dipimpin seorang paranormal. Lalu siapa Maria Rosanti itu? Rudi meyakini arwah perempuan yang sering gentayangan itu adalah arwah Maria Rosanti, salah satu perempuan keturunan Belanda yang dimakamkan di sana. Entah benar atau tidak, yang jelas kerangka-kerangka mayat di makam tersebut kini sedang dibongkar. (Jamal Al Ashari, Setiawan HK-45) |