logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 30 Oktober 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Bulan Gemblengan Penuh Berkah

BULAN puasa ini bagi umat Islam merupakan bulan suci. Kaum muslim di dunia menjalankan rukun Islam yaitu puasa. Hakikat puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus sehari.

''Tapi hakikat puasa sebenarnya adalah pengendalian diri nafsu kita. Hikmahnya, bagaimana kita selaku umat Islam menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya,'' ujar Takmir Masjid Sodiqul Amin, Pasekaran Nasori SH.

Puasa melatih umat untuk berdisiplin dengan menjalankan semua rukun-rukunnya agar makbul. Artinya, puasa yang dijalankan itu dilaksanakan semata-mata karena menjalankan ibadah.

''Dalam hal ini kita memang dituntut benar-benar mengendalikan diri dari hawa nafsu, antara lain mulut berbicara tidak untuk ngglendengi, demikian pula mata dan telinga ikut dijaga,'' ujar pria yang mendapat gemblengan agama sejak kecil di kampung halamannya, Jatibarang, Brebes.

Sebaliknya, bulan puasa dijadikan bulan sebagai peningkatan amaliyah maupun keimanan terhadap Allah. Hal itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya memperbanyak bacaan Alquran, bersedekah maupun kegiatan-kegiatan lain yang mendatangkan pahala.

Nikmat Allah

Dengan berpuasa, jangan dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Karena hal itu justru akan mengurangi keimanan. ''Ingat, jadikan ibadah puasa di bulan Ramadan sebagai bulan gemblengan, sehingga kita akan merasakan nikmat dari Allah.''

Jadikan bulan penuh berkah ini untuk meningkatkan segala kebajikan maupun kebaikan. Peningkatan itu tentunya diimbangi dengan rasa tulus ikhlas. ''Kalau dulu tidak pernah datang ke mushala atau masjid, maka di bulan ini jadikan sebagai awal kebangkitan beribadah.

Demikian sebaliknya, setelah puasa selesai tetap ditingkatkan dalam salat berjamaah di masjid maupun kegiatan keagamaan lain. Ingat, bulan puasa ini merupakan bulan gemblengan yang penuh dengan berkah,'' tegas Nasori SH.

Selain itu, bulan puasa ini juga dijadikan bulan toleransi serta untuk saling mempererat ukhuwah islamiyah. Sehingga akan terbina rasa kebersamaan yang dilandasi saling menghormati. (Arif Suryoto-74)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA