
| Kamis, 30 Oktober 2003 | Jawa Tengah - Pantura |
Curi Motor Dapat Uang Rp 75 JutaBREBES - Suwitno (33), pelaku pencurian sepeda motor Honda Kharisma G-5434-AS makin senang ketika motor yang dicuri di bagasinya dikabarkan ada uang Rp 75 juta. Dia buru-buru mendatangi Carkito (45) dan anaknya, Kusnadi untuk meminta uang tersebut. Menurut Carkito, warga Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, uang yang ada di bagasi motor sudah diserahkan semua ke Suwitno. ''Waktu uang diserahkan, ada anak saya dan istri saya,'' kata Carkito, kemarin di depan polisi. Meski uang itu sudah diserahkan, Suwitno bungkam tentang penerimaan uang tersebut. Ihwal penangkapan Suwitno, Carkito, dan Kusnadi berawal ketika warga Cipelem gempar dengan hilangnya uang hasil penjualan bawang merah milik Ahmad Zaelani (48), warga Cipelem, Sabtu dini hari (25/10). Uang sebesar Rp 75 juta oleh Zaelani ditaruh di bagasi motor Honda Kharisma. Motor itu tiba-tiba raib dari rumahnya. Lucunya, pencuri motor Suwitno tak paham kalau di dalam motor itu terdapat uang dalam jumlah besar. Motor yang sudah dicuri dari rumah Zaelani kemudian dititipkan ke Carkito, tetangganya. Pagi itu Carkito mengaku tidak tahu Suwitno menitip motor, karena yang membukakan pintu adalah istri. Carkito baru sadar ketika warga desanya gempar, karena Zaelani kehilangan uang Rp 75 juta di motor bebek Kharisma. Carkito kemudian buru-buru membuka bagasi motor, dan benar di dalamnya ada bungkusan uang dalam plastik. ''Saya buka bagasi dan uang yang masih ada di dalam plastik saya simpan di laci. Namun saya takut karena tak biasa menyimpang uang banyak. Akhirnya, uang itu saya serahkan kembali ke Suwitno yang menitipkan motor.'' Raib Benar atau tidak ucapan Carkito dan Suwitno, yang jelas uang tersebut kini raib. Keduanya bungkam dan bertahan pada pendirian masing-masing bahwa uang sudah diserahkan. Carkito mengaku sudah menyerahkan ke Suwitno. Namun, Suwitno mengaku belum menerima. Meski demikian, polisi tetap menahan keduanya termasuk Kusnadi, anak Carkito. Kasatreskrim AKP M Ngajib mengatakan, akan berusaha membuka pengakuan ketiga tersangka itu. Sebab, sangat tidak mungkin mereka tidak mengetahui keberadaan uang Rp 75 juta itu. ''Kalau mereka tetap tak mengakui di mana uang itu berada, rumah Suwitno dan Carkito akan kita geledah.'' Aksi pencurian motor oleh Suwitno dilakukan dengan mencongkel pintu rumah Ahmad Zaelani. Pencuri membawa kabur motor dengan uang Rp 75 juta di bagasi. Motor lalu dititipkan untuk dijual ke orang lain seharga Rp 1,5 juta. Namun belum sempat laku, warga sekitar geger oleh berita, Zaelani kehilangan uang Rp 75 juta di motornya. ''Itu adalah uang kongsian bisnis bawang merah dengan Ruslan, Rujum, dan Basori. Pada hari Sabtu siang akan dibagi, tapi pagi-pagi sudah hilang,'' kata Zaelani. (wh-74i) |