
| Kamis, 30 Oktober 2003 | Jawa Tengah - Pantura |
1.821 Lolos AdministrasiTak Punya SK Pengabdian, Lulusan SMA KandasTEGAL-Dari jumlah pendaftar, sejumlah 3.254 calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) Kota Tegal, hanya 1.821 orang yang dinyatakan lolos administrasi. Artinya, dari pelamar yang memasukkan berkas pendaftaran sejak 23 Oktober lalu, 1.433 pendaftar tidak memenuhi persyaratan alias gagal. Menurut Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Atang Djumhana SH, dari jumlah berkas pendaftaran tersebut setelah diidentifikasi pada tahap seleksi administrasi terdapat beberapa kekeliruan yang tidak sesuai dengan ketentuan. ''Jumlah berkas yang tidak sesuai dengan ketentuan mencapai 1.433 orang dari jumlah pendaftar yang masuk 3.254 orang,'' jelasnya, kemarin. Dia memaparkan, ketidaksesuaian itu bisa dilihat dari beberapa jenis, antara lain KTP atau ijazah yang tidak dilegalisasi atau kartu kuning yang tidak disertai lamaran. ''Padahal, mereka itu mau mendaftar tapi tidak ada surat lamarannya.'' Ironisnya, lanjut Atang, sebagian besar pendaftar yang tidak lolos seleksi tersebut terjadi pada tingkat formasi lulusan sekolah menengah (SMA/SMP). Persoalannya, masih banyak lulusan SMA yang tidak mengetahui bahwa yang dibutuhkan dalam formasi tenaga lulusan SMA itu hanya diperuntukkan bagi tenaga honorer atau wiyata bakti. ''Bagi yang lulusan SMA memang harus dilengkapi dengan surat keputusan (SK) Pengabdian di lingkungan Pemkot Tegal. Jadi, panitia seleksi tidak menerima lulusan SMA tanpa disertai SK pengabdian. Kalaupun berkas pendaftaran hanya dilengkapi surat keterangan pun tidak bisa, harus berbentuk Surat Keputusan,'' tandas Atang. Tahap selanjutnya, kata dia, peserta yang lolos akan kembali memasuki tahap ujian tertulis pada 4 November mendatang di GOR Wisanggeni. Berkas soal dibuat dari Pemprov Jateng, sedangkan formasi yang dibutuhkan Pemkot Tegal 100 orang. (G12-74s) |