
| Kamis, 30 Oktober 2003 | Jawa Tengah - Banyumas |
Pemkab Jamin Tak Ada Jalan Belakang
CILACAP - Pemerintah daerah Kabupaten Cilacap, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Cilacap, menegaskan tidak ada jalan belakang dalam penerimaan PNS di wilayah tersebut. Semua PNS yang diterima, nanti murni dari hasil tes tertulis yang diadakan dan bukan hasil lobi, pendekatan, atau hal lain. ''Saya tegaskan di sini, tidak ada cara-cara menyimpang dalam penerimaan PNS. Semua PNS yang nanti diterima merupakan PNS hasil tes tertulis bukan hasil dari cara lain'' kata Kepala BKD Edi Hidayat, kemarin. Dia menyatakan, panitia penerimaan akan bersikap jujur dan fair dalam seleksi CPNS tersebut. Selain itu, dia juga meminta para CPNS tidak mudah tergoda dan percaya dengan janji orang-orang tertentu yang mengatakan mereka dapat memasukkan CPNS menjadi PNS bila menyerahkan Rp 50 juta, seperti yang santer terdengar di tengah masyarakat saat ini. ''Jangan percaya dengan mereka yang mengatakan, mampu meloloskan seorang CPNS asal diberikan uang dalam jumlah puluhan juta. Itu jelas-jelas bohong,'' tambahnya. Lebih jauh Edi meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke BKD bila mereka menjumpai orang-orang yang mengatakan mampu meloloskan calon CPNS. ''Laporkan ke sini atau bila perlu bawa orangnya ke sini. Kami ingin tahu kayak apa orang-orang itu,'' tegas Edi. Ditambahkannya, sebanyak 3.641 dari 9.712 pelamar CPNS di Kabupaten Cilacap dinyatakan gugur. Sementara itu 6.071 pelamar dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tes masuk pegawai negeri sipil yang akan dilaksanakan 4 November. ''Pelamar yang dinyatakan berhak mengikuti tes ada 6.071, sedangkan sisanya kami nyatakan gugur,' kata Edi. Menurut dia, sebagian peserta tidak lolos karena tidak melengkapi dengan surat-surat yang disyaratkan. Umumnya mereka, lanjut Edi, tidak melegalisir ijazah dan kartu tanda penduduk, sehingga oleh panitia nama mereka diyatakan gugur. (G21-20i) |