| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 29 Oktober 2003 |
|
Kebutuhan Rumah 800.000 Unit/Tahun
JAKARTA-Dirjen Perumahan dan Permukiman Departemen Kimpraswil, Aca Sugandhy mengatakan, membangun satu juta unit rumah setiap tahun merupakan hal wajar untuk memenuhi kebutuhan papan masyarakat. Aca memperkirakan, pertumbuhan kebutuhan rumah baru setiap tahun 800.000 unit rumah. |
PPATK - Ditjen Pajak Tandatangani Kerja Sama Antipencucian Uang
JAKARTA- Untuk menanggulangi tindak pidana pencucian uang dan pidana perpajakan, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) dan Direktorat Jenderal Pajak menandatangani nota kesepahaman, Selasa (28/10). |
|
|
Bali Air Disambut Positif
SEMARANG-Rencana Maskapai Penerbangan Nasional Bali Air yang membuka rute Semarang-Jakarta per 1 November 2003 dengan tarif Rp 245.000 mendapat sambutan positif. Misalnya, para pelaku pariwisata yang tergabung dalam Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) atau Asosiasi Perusahan Perjalanan Jateng menyatakan, tarif tersebut akan menguntungkan konsumen. |
Tiga Pegawai Kantor Pajak Ditahan
JAKARTA - Dirjen Pajak Hadi Purnomo mengatakan, tiga pegawai kantor pajak kini ditahan dan dikenai hukuman oleh pengadilan akibat terbukti menyelewengkan pajak. Ketiga orang itu, ungkap Hadi di Jakarta, Selasa (28/10), yaitu berinisial A, pegawai kantor pajak di Makassar yang telah ditahan enam bulan dan sudah dituntut hukuman penjara 15 tahun. |
|
|
BPPN Menilai Sorak Financial Layak Membeli Saham BII
JAKARTA - Konsorsium Sorak Financial dinyatakan sebagai qualified bidder dalam divestasi 51% saham Bank International Indonesia (BII). Sementara itu, Konsorsium United Overseas Bank (UOB) asal Singapura dinyatakan mundur dan satu konsorisum lokal, yakni PT Bank Panin Indonesia Tbk, belum diberikan status. |
Keranjang Parsel dari Pasar Kobong Menjelang Lebaran Pesanan Meningkat RIBUAN keranjang parsel aneka bentuk yang dijual di Pasar Kobong Jl Pengapon Semarang, sudah tidak asing lagi bagi para pembuat parsel. Pelanggannya tidak hanya para pembuat parsel dari Semarang saja, tapi kota-kota di sekitarnya, seperti Kudus, Demak, Jepara, Salatiga, dan Ungaran, juga memesan keranjang parsel di tempat itu. |
|
|
Hunian Hotel Turun 20%
SEMARANG-Memasuki bulan puasa, tingkat hunian hotel (okupansi) di Semarang turun sekitar 20% dari 80%-90%. Kondisi demikian disebabkan oleh berkurangnya aktivitas bisnis dan konvensi di Semarang. "Informasi dari hotel-hotel menyebutkan, penurunan hanya 10% hingga 20%," kata Imam Kamal, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restauran (PHRI) Jateng, kemarin. |
||