
| Rabu, 29 Oktober 2003 | Sala |
TERASSemangat Nasionalisme Generasi Muda MenurunSEMANGAT nasionalisme (kebangsaan) di kalangan generasi muda saat ini cenderung menurun. Kondisi semacam itu membuka peluang terjadinya perpecahan yang akan membahayakan masa depan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Momen peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi sangat tepat untuk menggelorakan kembali semangat nasionalisme serta pratiotisme di kalangan generasi muda. Berikut wawancara Suara Merdeka dengan Bupati Sragen H Untung Wiyono, kemarin. Apa semangat nasionalisme generasi muda sudah sedemikian merosot? Menurut saya, ya. Semangat nasionalisme di kalangan generasi muda saat ini cenderung menurun. Kondisi demikian sangat mudah menyulut terjadinya perpecahan yang akan membahayakan masa depan bangsa dan negara RI. Indikasinya apa? Dulu Indonesia dikenal dengan sebutan Macan Asia. Tapi kini sebutan semacam itu tidak muncul lagi, karena bangsa Indonesia semakin terpuruk. Karena itu, peringatan Sumpah Pemuda menjadi momen tepat untuk kembali menggelorakan semangat nasionalisme dan patriotisme, agar bangsa Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan serta bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Apa solusinya untuk menumbuhkan semangat nasionalisme generasi muda? Kalau di Sragen, perlu ada dialog atau sarasehan yang melibatkan generasi muda, Muspida, tokoh masyarakat, para cendekiawan, dan stakeholder. Jika perlu, dialog memupuk rasa patriotisme dan nasionalisme digelar di tiap-tiap kecamatan. Tantangan nyata bagi bangsa dan generasi muda saat ini? Globalisasi merupakan ''penjajahan'' bentuk baru. Generasi muda harus siap menghadapinya. Dengan era globalisasi atau pasaran bebas dunia, semua produk asing yang mempunyai kualitas lebih unggul akan membanjiri pasaran dalam negeri (Indonesia). Jika bangsa Indonesia, terutama para generasi muda tidak siap, negeri ini hanya akan menjadi pasar bagi bangsa lain. Mau tidak mau, kita harus menerima kenyataan itu. Karena itu, saya mengajak para generasi muda penerus bangsa bangkit kembali agar kita sejajar dengan bangsa lain di dunia.(Anindito AN-14s) |