
| Rabu, 29 Oktober 2003 | Sala |
Posko Penanggulangan Korban PenculikanBerganti Nama Malah Makin EksisMASIH ingat Posko Penanggulangan Korban Penculikan yang didirikan Jaringan Muda Islam untuk Umat (Jami'at) Kartopuran, Surakarta, beberapa waktu lalu? Posko yang begitu peduli dan sering membantu keluarga korban penculikan itu sekarang berganti nama menjadi Posko Peduli Umat. Kholid Saifullah, Koordinator Posko sekaligus Sekretaris Jami'at, menyatakan pergantian nama itu dilakukan beberapa hari lalu atau setelah terjadi perkembangan situasi saat itu. "Kira-kira setelah penculikan mereda kami sepakat mengganti nama posko," kata dia, Senin (27/10) kemarin. Begitu penculikan mereda, kata dia, praktis kegiatan membantu para keluarga korban penculikan berkurang. Karena itu dengan masih menempati gedung di depan kompleks Gedung Umat Islam Kartopuran, mereka mengganti nama posko menjadi Posko Peduli Umat. "Jadi pergantian nama didasari keinginan kami untuk tetap membantu sesama. Kalau tidak ada korban penculikan pun kami masih bisa membantu umat Islam lain yang juga membutuhkan pertolongan," kata dia. Makin Eksis Dia menuturkan selain di Kartopuran, saat ini di tempat lain juga ada posko yang membuka pelayanan sama dan menggunakan nama yang sama pula. Yakni, di Purwosari, Cemani, dan Palur. "Meski tidak semua mendirikan tenda seperti di sini, bagi kami yang penting pelayanannya," kata dia, tanpa menyebutkan pelayanan dilakukan di tempat seperti apa. Sementara itu, berkait dengan kedatangan Ramadan beberapa kegiatan diagendakan posko tersebut. Yakni, mengadakan buka puasa bersama dengan tukang becak, pengemis, dan fakir miskin di Solo. "Waktunya belum kami tentukan. Namun itu sudah menjadi agenda yang pasti kami lakukan untuk menyambut Ramadan," kata dia. Pihaknya pada bulan puasa juga akan mengampanyekan Program Mujahidin Sahabat Rakyat. Kampanye itu dilakukan sebagai salah satu upaya menghapus citra buruk tentang Mujahidin. "Kami ingin menghapus tuduhan yang tidak benar dengan kegiatan positif, khususnya selama Ramadan ini. Mudah-mudahan keinginan kami itu terlaksana. Paling tidak kami sudah berniat baik dan benar-benar tulus," ujar dia. (Wisnu Kisawa-17g) |