logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 29 Oktober 2003 Olahraga  
Line

BPK PSSI Periksa Keuangan Minimal Tiga Bulan Sekali

JAKARTA-Pemeriksaan keuangan PSSI akan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PSSI secara rutin minimal tiga bulan sekali dan tiap akhir tahun anggaran. Demikian ditegaskan ketuanya, Drs Ibnu Subiyanto Akt. Dia berjanji akan mengawasi secara ketat pengelolaan keuangan untuk meminimalkan penyimpangan dan pemborosan.

''Pengawasan ketat tersebut penting karena jika terjadi banyak penyimpangan atau kebocoran keuangan, tidak mungkin organisasi atau lembaga berjalan sehat,'' ujar Ibnu yang juga Bupati Sleman itu.

Dia mengemukakan, pemeriksaan tersebut tidak hanya akan dilakukan terhadap PSSI, tetapi juga terhadap seluruh perserikatan sepakbola di Indonesia, termasuk PSS Yogyakarta.

''Dalam pemeriksaan nanti, kami tidak akan main-main dan tidak pilih kasih. Jika ada perserikatan sepakbola di Indonesia yang melakukan penyimpangan tentu kami proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku,'' ujarnya.

PSS

Pengawasan itu dilakukan sebagai upaya memajukan persepakbolaan di Indonesia melalui jalur keuangan. ''Sebab, jika pengelolaan keuangan kacau atau banyak terjadi kebocoran, bisa dipastikan persepakbolaan di Indonesia tidak akan berkembang,'' kata Ibnu yang juga dosen Akuntansi di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Soal target PSS dalam KLI X, dia belum bisa mematoknya, karena saat ini baru fase penjajakan. Pihaknya baru mulai melakukan pembenahan.

Kini ada beberapa pemain PSS yang harus dilepas untuk diganti oleh pemain baru, sehingga masalah target belum dapat ditentukan saat ini. (wgm-22e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA