logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 29 Oktober 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Anggota DPRD Sidak CPNS Demak

DEMAK- Anggota Komisi A DPRD Demak Awal TS Budiharsono SH kemarin inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di aula Dinas Kimpraswil. Anggota Dewan itu ingin mengetahui bagaimana proses perekrutan pelamar dan pemeriksaan administrasinya.

Di tempat itu dia menanyakan formasi dan jumlah pelamar CPNS di Demak. Namun, panitia agak gelagapan karena tak tahu jumlah pelamar yang masuk hingga hari kelima. Panitia lain menjelaskan, Selasa (28/10) pukul 10.30 jumlah pelamar formasi kedokteran umum dari sarjana (S1) hanya 11 orang. Itu pun kebanyakan datang dari luar kota. Formasi lain juga diminati, seperti kependidikan dan teknik lainnya.

''Anda sedang mendaftar apa?'' tanya Awal TS Budiharsono kepada salah satu pelamar CPNS.

Pelamar itu pun menjawab, ''Sedang mendaftar jadi CPNS guru SD kelas, Pak.''

Mendengar jawaban itu, anggota Dewan dari Fraksi Pembaharuan itu meminta panitia penerimaan CPNS agar mereka dilayani dengan baik. ''Tolong, pelamar CPNS ini dilayani sebaik mungkin, karena mereka ini merupakan aset masa depan bangsa.''

Dia menilai penerapan sistem pendaftaran tanpa lewat Kantor Pos itu ada segi positifnya. Sebab, kekurangan persyaratan administrasi dapat dilengkapi oleh pendaftar CPNS.

Selain itu, di tiap formasi yang didaftar itu ditempatkan panitia dari dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan lainnya.

Menunggu Dipanggil

Sementara itu, di luar aula Kimpraswil banyak pelamar CPNS menunggu. Mereka menunggu giliran dipanggil panitia. Tak jauh dari tempat itu, beberapa pedagang mencoba menangkap peluang dengan menjual prediksi soal-soal tes CPNS 2003 beserta pembahasannya, tes umum khusus PGSD bagi pelamar tamatan pendidikan D2 dan D3.

Wilopo (37), penjual prediksi soal-soal tes CPNS mengaku baru laku dua buku. Pasalnya dia baru buka dasaran sahari. Soal-soal mirip seleksi CPNS itu ditawarkan Rp 6.000/buku.

Dia bersama beberapa rekannya datang dari Klaten. Mereka ke lokasi pendaftaran CPNS di Demak untuk menawarkan soal-soal CPNS.

Agung (33), penjual soal tes CPNS dari Semarang, malah sudah tiga hari di Demak. Namun diakuinya penjualan soal-soal tahun ini agak sepi.

''Mumpung ada peluang pendaftaran CPNS, kami mencoba berjualan soal-soal ini. Lumayan daripada menganggur di rumah,'' katanya.

YMT Kabag Inkom Setda Dra Endah Cahyarini menerangkan, hari keempat pendaftaran CPNS di Demak sudah tercatat 563 pelamar. Mereka terbagi dalam formasi tenaga kependidikan (302 pelamar), tenaga kesehatan (142 pelamar), serta teknik dan ekonomi (119 pelamar).

Ada beberapa formasi yang masih kosong peminat, yaitu guru SLTP Bahasa Indonesia berpendidikan D3. Juga guru SLTP Matematika, Bahasa Inggris, dan Ekonomi untuk ijazah D3.

''Penyebab kekosongan itu, karena formasi yang dibutuhkan Pemkab relatif kecil. Misalnya formasi CPNS guru SLTP Bahasa Indonesia 2 orang, Matematika, Bahasa Inggris dan Ekonomi masing-masing satu orang. Karena yang dibutuhkan sedikit, banyak pelamar CPNS ragu-ragu mengingat peluangnya kecil sekali,'' papar Endah.

Secara umum, dari 563 pelamar CPNS Demak terbanyak adalah formasi keperawatan. Peminatnya mencapai 131 pelamar. Selanjutnya, guru SD dengan ijazah SPG (93 pelamar), dan Ekonomi Manajemen 53 pelamar. (F2-83k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA