logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 29 Oktober 2003 Jawa Tengah - Muria  
Line

Rembang Masih Dilanda Kekeringan

REMBANG-Meski selama Oktober 2003 telah beberapa kali turun hujan, kekeringan masih melanda Rembang. Buktinya, banyak warga kesulitan mencari air bersih karena semua embung kecil, termasuk rawa-rawa serta sebagian sumur gali milik penduduk mengering.

Tanda-tanda belum berakhirnya musim panas terlihat pada sebagian besar hamparan sawah yang mengering. Sebagian besar tanaman turus jalan, utamanya yang ada di daerah pedesaan masih kelihatan meranggas, karena daunnya rontok. Tak terkecuali tanaman perdu, termasuk rumput juga banyak yang mati. Kalaupun bisa bertahan hidup, tumbuhnya tidak sehat.

Beban berat yang dihadapi warga pedesaan kian bertambah. Mereka bukan hanya kesulitan mencari air bersih, tetapi juga kesulitan mendapatkan penghasilan, karena sawah tak bisa ditanami.

Kebingungan

Bukan cuma itu, bagi warga yang memiliki ternak, baik itu kambing, sapi, maupun kerbau semakin kebingungan. Masalahnya, setiap hari mereka harus menyediakan pakan untuk ternaknya.

Sementara tumbuh-tumbuhan yang diharapkan bisa dijadikan pakan ternak, keadaannya sudah tidak memungkinkan lagi, karena daunnya mengering.

"Ya terpaksa saya harus beli pakan. Kalau tidak hewan peliharaan saya bisa mati kelaparan," ujar Suratmin, warga asal Desa Sulang.

Lalu, dari mana mereka bisa mendapatkan uang untuk beli pakan ternak? Beberapa peternak mengatakan, mereka yang memiliki ternak lebih dari satu ekor harus rela menjual salah satu ternaknya.

Masalah yang dihadapi warga tersebut, menurut Asisten II Hamzah Fatoni SH, sudah menjadi pemikiran Pemkab. Untuk meringankan beban mereka, Pemkab melakukan berbagai langkah. Misalnya, untuk jangka pendek telah dilakukan droping air bersih ke desa-desa rawan kekeringan. Selain itu diadakan proyek padat karya guna memberikan penghasilan warga.(jl-58s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA