logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 29 Oktober 2003 Jawa Tengah - Muria  
Line

Ratusan Batang Kayu Dioperasi

BLORA-Kondisi hutan jati di Ngiyono, Kecamatan Japah, dinilai masih relatif bagus dibandingkan dengan wilayah hutan lainnya di KPH Blora. Karena itu, kini kawasan hutan yang terkenal dengan kayunya yang bagus-bagus itu dikategorikan rawan pencurian.

Beberapa petugas Perhutani KPH Blora kepada Suara Merdeka mengakui, hutan di Ngiyono memang relatif masih bagus. Karena itu, akhir-akhir ini daerah tersebut dipantau secara khusus.

"Daerah itu memang rawan pencurian, sehingga belakangan ini dipantau secara khusus," ungkap beberapa petugas.

Pabin Jagawana KPH Blora, AKP Suhardi, ketika dihubungi menjelaskan, baru-baru ini tim gabungannya melakukan operasi di wilayah Ngiyono. Waktu itu ratusan batang kayu jati berbagai ukuran berhasil disita.

Menurut Suhardi, Selasa (21/10) sore lalu sekitar pukul 17.40 tim Polhut bersama-sama tim buser berhasil mengamankan sebuah mobil Carry yang digunakan membawa kayu jati gelap berikut dua tersangka. Waktu itu puluhan petugas yang sedang berpatroli di jalan antara Desa Ngiyono dan Desa Sumberejo, Kecamatan Japah, memergoki mobil Carry H 7082 FH yang dinilai mencurigakan.

"Semua kaca mobil gelap, sehingga apa yang ada di dalam sulit dikenali. Kami langsung curiga, karena dari pantulan per kendaraan sepertinya membawa barang berat," jelas beberapa petugas.

Saat dihentikan dan digeledah, terbukti kendaraan yang dinaiki dua orang, masing-masing Suroso (52) warga Desa Tlgowungu, Kecamatan Japah dan Wardi (40) asal Desa Winong, Kecamatan Kropak, Pati, membawa tiga batang kayu jati yang tidak dilengkapi surat-surat.

Kedua tersangka beserta kendaraan dan barang bukti langsung dibawa ke Kantor Pabin Jagawana KPH Blora, dan hingga kemarin masih menjalani pemeriksaan intensif. Adapun tiga batang kayu jati gelap berikut mobil Carry disita.

Humas Perhutani KPH Blora, Djoko, ketika dimintai konfirmasi membenarkan penangkapan sebuah mobil Carry yang membawa tiga batang kayu jati gelap itu.

"Tersangka hingga kini masih menjalani pemeriksaan, sedangkan barang bukti ada di KPH," jelasnya. (ud-49s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA