| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 28 Oktober 2003 |
|
Saham Bank BRI Dijual pada Saat Tepat
JAKARTA-Bank pemerintah ternyata masih dipercaya. Paling tidak itu terlihat pada rencana divestasi Bank Lippo yang akhirnya dibatalkan karena keminiman calon investor dan harga penawaran rendah. Sebaliknya, saham Bank BRI yang akan dijual kepada publik kelebihan permintaan (over subscribed). Adler Haymans Manurung, praktisi pasar modal, mengatakan penawaran saham Bank BRI dilakukan pada saat yang tepat. |
Pemerintah Terbitkan T-Bond Rp 2,5 Triliun
JAKARTA-Pemerintah akan menerbitkan obligasi negara (T-Bond) senilai Rp 2,5 triliun yang lelangnya dilakukan pada 4 November 2003. "Jumlah yang akan diterbitkan nanti Rp 2,5 triliun sehingga pemerintah masih punya sisa Rp 3,2 triliun untuk diterbitkan pada Desember," kata Fuad Rahmany, Kepala Pusat Manajemen Obligasi Negara (PMON) Departemen Keuangan, kemarin. |
|
|
Bank Mandiri Relokasi Kantor Cabang
SEMARANG-PT Bank Mandiri Tbk kemarin resmi membuka kantor baru di Jalan Pandanaran 104 Semarang. Kantor tersebut merupakan relokasi Kantor Cabang Simpanglima di Gajah Mada Plaza A 11-13. |
Sistem Keuangan Masih Rawan Kegoncangan
JAKARTA-Sistem keuangan di Tanah Air dinilai masih rawan mengalami kegoncangan sehingga berbagai upaya perlu dilakukan untuk menstabilkan. |
|
|
Wajib Pajak Bandel Masuk LP
JAKARTA-Seorang wajib pajak berinisial JL, yakni Direktur PT EI yang bergerak di bidang importasi, akhirnya menyerahkan diri kepada petugas pajak yang kemudian membawa dia ke LP Cipinang. JL satu-satunya pengusaha penunggak pajak yang dikenai vonis paksa badan (gijzeling) berdasarkan Keputusan Menkeu pada tanggal 21 Oktober 2003. |
Rupiah Ditutup Melemah 40 Poin
JAKARTA-Rupiah di pasar spot antarbank Jakarta kemarin ditutup melemah 40 poin ke level Rp 8.540-Rp 8.553/dolar AS dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan Jumat pekan lalu pada Rp 8.500-Rp 8.510/dolar AS. Kekurangan faktor penggerak pasar serta tidak ada intervensi pemerintah akhir-akhir ini membuat rupiah terus bergerak melemah meski lamban. |
|
|
Dua Investor BII Lolos Evaluasi
JAKARTA-Dua calon investor Bank Internasional Indonesia (BII), yakni Konsorsium Sorak Financial Holding Pte Ltd dan Konsorsium Bank Panin Tbk, lolos evaluasi sementara (short listed bidder), sedangkan United Overseas Bank (UOB) dinyatakan mundur. |
LPS Lebih Mendesak
JAKARTA-Ekonom Dradjad H Wibowo berpendapat pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) lebih mendesak daripada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Energi pemerintah justru lebih banyak dihabiskan untuk mempersiapkan OJK padahal kita lebih memerlukan LPS yang beroperasi secara komersial," kata dia, kemarin. |
|
| Konsultasi Perpajakan Berubah, SPT Tahunan Pajak Penghasilan 2003 DALAM sistem self assesment wajib pajak akan menghitung berapa pajak penghasilan yang terutang dengan mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan. Tidak terasa 2003 tinggal beberapa bulan lagi, sehingga wajib pajak harus sudah bersiap memenuhi kewajiban tersebut. |
Pengusaha Jins Berhenti Berproduksi
KAJEN-Ramadan tahun ini tak lagi menjadi masa panen bagi para pengusaha konveksi dan garmen. Sekarang produksi konveksi khususnya jins di Kabupaten Pekalongan lesu. Beberapa pengusaha mengaku prihatin terhadap kondisi pada saat ini. Pada tahun-tahun lalu, tiga bulan sebelum bulan puasa para pengusaha pakaian jadi termasuk jins sudah mengebut produksi. |
|
|
Tetelo Vilogenik Tak Ganggu Ketersediaan Daging Ayam
JAKARTA-Penyebaran virus tetelo vilogenik yang menyebabkan ternak ayam di Jawa mengalami kematian dipastikan tidak akan mengganggu ketersediaan daging ayam menjelang hari-hari raya tahun ini. |
Toko Busana Mulai Jor-joran Diskon
SOLO-Ramadan telah tiba. Itulah saat yang ditunggu-tunggu pemilik toko busana atau fashion. Di Solo, mereka jor-joran memberikan diskon. Tidak tanggung-tanggung, diskon yang ditawarkan kepada calon pembeli hingga 70%. |
|
|
Harga Telur Turun
SEMARANG-Harga berbagai kebutuhan pokok yang diperkirakan akan naik saat bulan puasa tiba ternyata tidak terbukti. Bahkan beberapa di antaranya, misalnya telur, malah turun harganya. |
36.000 Telkom Flexi Segera Dipasarkan
SEMARANG- Sebanyak 36.000 Satuan Sambungan Telepon (SST) Telkom Flexi dengan menggunakan jaringan Code Division Multiple Access (CDMA) atau telepon tanpa kabel, paling lambat tahun depan dipasrkan di Jateng dan DIY. |
|
|
Reformasi Pajak dan Tanggung Jawab kepada Publik
SETELAH kita sepakat keluar dari program pendampingan IMF mulai 2004 nanti, APBN akan sangat bergantung pada sumber penerimaan domestik karena fasilitas penjadwalan utang luar negeri melalui Paris Club tidak lagi diperoleh Indonesia. |
||