| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 24 Oktober 2003 |
Minta Rp 1,6 M, Disetujui Rp 125 Juta
KARANGASEM - Dua puluh satu orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Solo mengadu ke DPRD Surakarta, kemarin. |
"Bagaimana kalau Menggelar Tenda"
KARANGASEM - Ketua Komisi A (bidang pemerintahan) DPRD Surakarta, HM Sahil Hasni SH, menyatakan dapat memahami pengaduan anggota PPK dan PPS mengenai kecilnya dana bantuan operasional ke KPU, yang direncanakan Rp 125 juta. |
|
|
"Itu Memang Kurang"
MENANGGAPI keluhan KPU Kota Surakarta tentang dana operasional yang dianggarkan Pemkot yang sangat minim dan sedang menjadi sorotan, berikut petikan wawancara Suara Merdeka dengan Wali Kota Surakarta H Slamet Suryanto terkait hal itu. |
DPU Akui Kualitas Pengerjaan Jelek
KOTA-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengakui kualitas pengerjaan pengaspalan jalan di RW 4 Kelurahan Sriwedari Kecamatan Laweyan tersebut kurang bagus. Dinas tersebut juga telah menegur pelaksana dan pimpronya agar memperbaiki kinerjanya. |
|
|
Karaoke Boleh Buka
BANJARSARI - Selama bulan suci Ramadan, Wali Kota Surakarta H Slamet Suryanto berharap seluruh tempat hiburan kecuali tempat karaoke, menutup tempat usahanya. Rencana imbauan tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan jajaran Muspida Kota Surakarta. |
"Green Day Itu Ngepel Joglo To....."
PAGI itu, aktivitas di sekitar Joglo kawasan Taman Sriwedari belum begitu tampak. Kios-kios kecil yang berada di sisi sebelah barat, pintunya masih sedikit tertutup. Lalu lalang kendaraan pun hanya sesekali saja. Maklum, jarum jam baru menunjuk angka 7. |
|
Sudah Terkirim 52.000 Undangan
GLADAG-Sampai dengan kemarin, Kantor Pos Besar Solo telah mengirimkan sekitar 52.000 surat pengumuman dari sekitar 58.000 pelamar CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta. Diharapkan, Sabtu (25/10) nanti seluruh pelamar telah menerima surat itu. |
25 Bus Tak Laik Dirazia
TIRTONADI - Selama dua hari tim operasi laik jalan Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Solo merazia 25 bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP). Razia dilakukan di Jalan Ki Mangunsarkoro dan Terminal Bus Induk Tirtonadi. "Operasi laik jalan akan kami lakukan terus sampai pelaksanaan angkutan lebaran, Natal, dan tahun baru," kata Kepala DLLAJ Surakarta, Ponco Wibowo SH SpN, kemarin. |
|
|
Menjambret, Sriyadi Ditembak
MANAHAN-Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polresta Surakarta, kemarin, membekuk dua penjambret, Sriyadi alias Bagong (21), warga Joyontakan, Serengan dan Heri alias Njutil, warga Purwoningratan, Solo. Walau tertangkap bersamaan, keduanya keduanya bukan satu kelompok. Mereka masing-masing memiliki kelompok yang berbeda," kata Kasat Reskrim Polresta Surakarta AKP Masrur, kemarin. |
Untuk Membeli Cincin Kawin
KARENA tak punya cincin emas untuk bertunangan, Sriyadi (21) alias Bagong, warga Joyontakan, Serengan, Solo, memutuskan untuk menjambret. Namun bukan cincin yang didapatkan dari aksi jalan pintas itu, melainkan kaki kanannya justru tertembus peluru polisi. Adapun rekan yang diajaknya "bekerja", Rian, kini buron. Kegagalan aksi itu tentu membuyarkan pesta pertunangan antara tersangka dan Rina, pacarnya. Padahal, acara itu dijadwalkan berlangsung sore kemarin. |
|
|
Pemilu Raya di UNS Diprotes Partai Kunci
KENTINGAN- Sejumlah mahasiswa dari Partai Kesatuan Cendekia Ikhlas (Kunci), kemarin, mengadakan aksi orasi di kampus UNS Kentingan. Mereka memprotes dan memboikot pelaksanaan pemilihan umum raya (Pemira) UNS yang digelar untuk memilih Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang baru. |
Longak-longok, Tertebak Juga
"TAHU jingle-nya produk Mentari?" Begitu tanya Puspita, salah seorang kru Satelindo Solo kepada beberapa anak baru gede (ABG) yang ditemui di pinggir jalan. Dengan semangat, ketiga remaja putri itu langsung menyanyikan lagu yang selama ini menjadi trade mark kartu perdana untuk telepon seluler tersebut. |
|
Perpadi Tuntut Pelarangan Huller Liar
KLATEN- Sebanyak 70 orang dari Perpadi (persatuan penggilingan padi dan pengusaha beras) Korwil Gondang Winangun mendatangi gedung DPRD, Rabu (22/10) lalu. |
Bupati ''Pagari'' PNS agar Tak Berpolitik
SRAGEN-Benarkah Bupati Sragen H Untung Wiyono dan Sekda Drs H Srimoyo Tamtomo SH MM berseberangan secara politik? Selama ini, belum diketahui pasti apakah dua pejabat penting di Kota Sukowati yang tampak kompak dan sering bersama itu memiliki haluan politik yang berbeda. |
|
|
KPUD Menerima Pendaftaran 21 Parpol
WONOGIRI - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Wonogiri Drs Joko Purnomo mengatakan, pihaknya telah menerima pendaftaran 21 calon peserta pemilu partai politik (Parpol). Meski tak dipersyaratkan, Parpol besar tetap melampirkan fotokopi 1.000 kartu tanda anggota (KTA). |
Gaji Anggota DPRD Dipotong Separo
SRAGEN-Setiap anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kini wajib setor dana ke partai. Uang yang disetorkan adalah separo gaji di DPRD. Itu bukan isu, namun kebijakan yang bakal diberlakukan secara transparan pada calon legislatif. Yang terkena wajib setor adalah anggota DPRD hasil pemilu tahun 2004. |
|
|
LSM Marak Curigai Tes CPNS
BOYOLALI - Seleksi penerimaan CPNS Pemerintah Kabupaten Boyolali yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jateng tidak tepat. Bahkan ditengarai ada maksud tersembunyi. Sebab, pada era otonomi daerah Bupati berwenang menyeleksi. |
1.000 Botol Minuman Keras Disita Polres
SRAGEN- Para pengedar, penjual, dan pengonsumsi minuman keras di Sragen kini bakal tidak nyaman. Sebab, jajaran Polres Sragen yang didukung satuan Reskrim, Intel, dan Pengamanan (IPP), Bina Mitra, dan Satuan Samapta, sibuk mengoperasi minuman keras. |
|
|
Bayi Mungil Sengaja Ditinggal di Rumah Dukun
BOYOLALI - Pihak berwajib di Boyolali kembali melakukan pengusutan atas penemuan bayi di rumah Pariyem (63), penduduk Dukuh Weden, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras. Bayi perempuan berbobot 2,9 kg dan tinggi badan 46 cm itu, Selasa lalu sengaja ditinggal sang ibu kandung di rumah Pariyem yang juga dukun bayi. |
Pemkab Bantu 272 Tempat Ibadah
SRAGEN-Kegiatan Ramadhan di Kabupaten Sragen kali ini akan berbeda dari sebelumnya. Sebab, Pemkab berinisiatif mengubah kegiatan keagamaan bertepatan dengan Ramadhan. Jika biasanya ada tarawih keliling (tarling), kali ini akan diadakan subuh keliling di 20 masjid di 20 kecamatan se-Kabupatan Sragen selama Ramadhan. |
|
|
Jika Berbeda, Jadwal Puasa Jangan Dipertentangkan
BOYOLALI - Perbedaan puasa Ramadan hendaknya jangan dipertentangkan atau menimbulkan suasana yang tidak harmonis. Sudah beberapa kali puasa Ramadan berbeda dan tidak ada masalah. "Karena itu, jika jadwal tidak bersamaan atau terpaut satu hari, harus dinikmati jangan diperdebatkan," kata Ketua Lembaga Am`arif Pimpinan Cabang (PC) NU Kabupaten Boyolali, Drs Setyo Sutrisno, kemarin. |
Dibayar Rp 80 Juta, Pistol Belum Diberikan
BOYOLALI - Komisaris Utama PT Asia Makmur Ampel (AMA), Ampel, Boyolali, H Hayari belum lama ini melapor ke Polres Boyolali berkaitan dengan pembelian senjata api yang merugikan dirinya. Direktur Utama CV Anindya itu membeli pistol merek Hunter dari seseorang yang mengaku bernama Sh SE. Namun, sejak Mei pistol itu belum diserahkan. Sumber di kepolisian menyebutkan, senjata api itu senilai Rp 80 juta dibayar tiga kali dan ditransfer di salah satu bank. |
|
| Teras Masyarakat Hanya Butuh Keteladanan PASTOR Paroki Gereja Santo Pius X Karanganyar P Sajiyana PR baru saja merayakan pesta imamatnya yang sudah memasuki usia sepuluh tahun. Dalam pesta itu pastor kelahiran Sedayu, Bantul, DIY itu bersama STSI Solo menggelar pentas ketoprak dengan lakon Kamandhaka di jalur lambat jalan Lawu, depan gereja setempat. Apa maksudnya digelar acara tersebut, berikut wawancara Suara Merdeka dengan pria yang lahir 40 tahun lalu itu. |
Bupati Beri Santunan Korban Kecelakaan
KARANGANYAR-Meski masih diselimuti suasana duka, SD Kemiri 04 yang terletak di Jalan Raya Solo-Sragen KM 9 tidak diliburkan. Para siswa dari kelas satu hingga kelas enam masih menerima pelajaran seperti biasa. Ketika istirahat, mereka juga bermain seperti biasanya. ''Sekolah memang tidak meliburkan para siswa, meski suasana masih duka. Siswa kelas enam yang sembilan siswanya yang mengalami kecelakaan juga tidak diliburkan,'' tutur guru kelas enam Arif Djuliono ketika ditemui Suara Merdeka di sekolah yang terkena musibah kemarin. |
|
Ketua Pengadilan Negeri Siap, Kejaksaan Belum
KARANGANYAR-Ketua Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar Poerwanto SH bertindak cepat. Sehari setelah menerima pengaduan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) dari Drs Djowo Semito Atmojo MM terkait dengan perkara dugaan korupsi dana APBD 2001 Rp 450 juta, dia langsung menujuk majelis hakim dan menjadwalkan persidangan. |
||