
| Jumat, 24 Oktober 2003 | Surat Pembaca |
Mencari Pekerjaan
Saya hidup dari keluarga sangat sederhana dengan jumlah 7 anak, sehingga orang tua hanya mampu membiayaiku sekolah sampai ke STM Al 'Hikmah Benda/Sirampog Brebes dan tamat tahun 2001. Selama 2 tahun saya melamar ke sana ke mari, tetapi sampai detik ini hasilnya nihil. Saya hampir putus asa. Lewat rubrik ini saya mohon bantuan pembaca untuk menunjukkan di mana ada lowongan kerja. Saya sadar dan tidak malu-malu, karena jadi pengangguran selama 2 tahun terasa pusing. Orang tua sudah berusaha menyekolahkan saya ke STM Elektronik agar cepat dapat bekerja. CB Santoso
***
Angkutan di Pasar Mranggen - Onggorawe
Angkutan di pasar Mranggen ke jurusannya Waru, Ngemplak dan seterusnya kini bertambah banyak. Jalan raya rasanya bertambah sempit karena angkutan tersebut diparkirkan di pinggir jalan. Kalau ada truk dan mobil lain yang lewat bisa mengakibatkan kemacetan. Seharusnya kendaraan diparkir di tempat parkir mobil. Tapi sayang tempat parkir sudah dipagari dan saya tidak tahu penyebabnya. Dengan adanya angkutan tersebut anak sekolah memang bisa mendapatkan angkutan dengan mudah. Sayang mereka harus menunggu sampai penumpangnya penuh. Dan kadang anak sekolah diminta membayar Rp 1.000, padahal seharusnya hanya Rp 300. Akibat munculnya angkutan tersebut tukang ojek dan tukang becak yang mangkal di pasar Mranggen jadi rugi. Pedagang maupun orang yang berbelanja yang biasanya naik ojek atau becak, sekarang lebih suka naik angkutan. Demi keadilan, sebaiknya angkutan tersebut jumlahnya dikurangi demi keseimbangan dengan becak dan ojek.
Siti Rondiyah
***
Akuarium Tanpa Kuras
Penggantian air akuarium umumnya dilakukan 1 - 2 kali seminggu. Bila jumlah ikannya makin banyak penggantian air harus makin sering. Hal ini karena pencemaran amoniak pada air akuarium disebabkan pembusukan senyawa organik berupa kotoran dan sisa pakan yang tidak termakan. Air perlu diganti yang baru dan bersih agar ikan tetap sehat dan tidak mudah tersering penyakit. Namun jika sering mengganti air, bisa berpengaruh buruk bagi ikan. Sebab kehidupannya terganggu, nafsu makan menurun dan mudah terserang penyakit. Selain itu menambah beban kerja. Saya punya pengalaman mengenai akuarium tanpa kuras yang bisa tahan 3 bulan - 4 bulan bahkan lebih. Saya telah mencoba dengan memelihara ikan Louhan dan lobster air tawar. Hasilnya sungguh memuaskan, karena selain airnya tetap bersih dan jernih, akuariumnya juga selalu tampak bersih. Ikannya sehat, tidak mudah terserang penyakit sehingga lebih indah dipandang. Prinsipnya pengelolaan akuarium ini untuk menekan sejarang mungkin penggantian air dan mempertahankan kualitas air agar tetap ideal bagi kehidupan ikan. Yuyus Jayusman
***
Asam Urat Tinggi
Apakah Anda tahu terkena asam urat atau tidak ? Anda dapat mengetahui dengan mudah. Bila bangun pagi hari merasa nyeri di persendian ibu jari kaki, pergelangan kaki, telapak kaki, lutut dan bahkan merembet sampai persendian siku dan bahu, kemungkinan besar Anda terserang asam urat. Jika tidak ingin terkena penyakit tersebut, hindari makanan seperti jeroan, seafood, emping, kacang tanah, kacang kedelai, melinjo dan kacang-kacangan lainnya. Anda juga harus banyak minum air putih dan olahraga teratur. Jika ingin sembuh maka minumlah jus wortel sehari 2 kali sebanyak 1 gelas setiap kali minum. Bila kurang manis, dapat ditambahkan gula. Atau boleh juga wortel langsung dimakan sebagai lalapan. Dengan melakukan petunjuk ini, dijamin tidak akan terkena asam urat dan sembuh dari penyakit tersebut.
Maharani
***
Mohon Bantuan Cara Pengobatan
Saya seorang ibu yang mempunyai anak wanita umur 8 tahun. Dia menderita penyakit LE (lupus erytematosus), merah-merah pada kulit mirip alergi. Sekarang masih dalam perawatan dokter lebih kurang 4 bulan. Penyakit ini kata dokter tergolong langka. Saya berharap bantuan pembaca yang mengetahui atau punya pengalaman, pengobatan atau dapat membantu penyembuhan penyakit ini, kiranya mau berbagi pengalaman . Paling tidak bagaimana cara mencegah/meminimalkan agar tidak menjadi lebih parah. Tidak tertutup kemungkinan pengobatan tradisional, ramuan, atau literatur yang sekiranya bermanfaat. Syukur-syukur rubrik ini dibaca oleh mereka yang pernah mengalami dan sekarang telah sembuh. Sekali lagi saya berharap pembaca mau berbagi pengalaman.
R Kustiani
***
Saya Cuci Darah Dibiayai Askes
Nama saya Pairi, PNS yang merupakan satu di antara sekian banyak pasien sakit ginjal. Saya menderita sakit ginjal hampir setahun dan tiap bulan harus menjalani cuci darah 6 - 9 kali. Tiap kali cuci darah membutuhkan biaya sekitar Rp 600 ribu, belum termasuk obat, tranfusi darah. Cuci darah dilakukan terus menerus. Sebagai PNS saya tidak mungkin dapat membayar biaya pengobatan yang jumlahnya sangat besar. Untung saya menjadi peserta Askes. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada PT Askes Indonesia, BRSD Soewondo Pati. Juga kepada para peserta Askes lain. Saya bersyukur karena semua biaya pengobatan selama ini sepenuhnya ditanggung Askes. Semoga PT Askes selalu maju dan terus berkembang, sehingga para PNS, pensiunan dan peserta lain dapat merasakan manfaatnya. Pairi
***
Aku Ingin Hirup Udara Bersih
Indonesia menjadi negara yang polusinya tertinggi ketiga di dunia akibat asap kendaraan bermotor, kebakaran hutan, asap pabrik. Setiap kali aku ke sekolah, kini tidak dapat menghirup udara bersih karena kendaraan bermotor. Dan setiap aku pulang, udara makin kotor. Kalau udara begini terus maka dipastikan terjadi kerusakan ozon. Aku ingin udara bersih masih bisa kuhirup walau rumahku di pedesaan dekat sawah dan pepohonan. Saya usul kepada Bupati Demak agar mengatasi polusi yang makin hebat. Kami semua ingin menghirup udara bersih dan Bupati agar menganggarkan dana reboisasi atau memberantas penggundulan hutan. Atmiasih |