
| Jumat, 24 Oktober 2003 | Berita Utama |
Persidangan Hambali di Indonesia
JAKARTA- Hasil pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush dengan Presiden Megawati Soekarnoputri yang didampingi Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar, salah satunya adalah kepastian persidangan Hambali akan dilakukan di Indonesia. "Itu salah satu butir pertemun Presiden Bush dan Presiden Megawati," ungkap Kapolri seusai peringatan Hari Kesatuan Bhayangkari di Wisma Bhayangkari Jakarta, kemarin. Di samping itu, terungkap soal tempat penahanan Hambali tidak ada yang tahu. Presiden Bush, Direktur FBI, dan Direktur CIA tidak tahu tempat Hambali ditahan. "Presiden Bush menyatakan dia pun sebagai presiden tidak tahu tempat Hambali ditahan," ujar Kapolri. Dia menyebutkan, pertemuan itu juga membahas tentang keinginan Indonesia untuk memeriksa Hambali. "Dari pertemuan itu didapat kepastian, persidangan Hambali akan dilakukan di Indonesia. Sebab, prinsipnya Hambali akan segera diserahkan ke Indonesia setelah proses pemeriksaan di AS selesai," paparnya. Sampai saat ini penyidik AS masih memeriksa intensif Hambali berkaitan dengan apa yang sudah dilakukannya dan apa yang direncanakannya. "Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata Hambali berhubungan dan mempunyai peran terhadap berbagai kasus pengeboman yang terjadi tidak hanya di Indonesia, tapi juga di tempat lainnya. Bahkan, (dapat) dihubungkan dengan peristiwa 11 September," jelasnya. Penyerangan 11 September Namun, Kapolri mengaku tidak memperoleh detail hasil pemeriksaan terhadap Hambali. Namun yang jelas, Hambali disebutkan ada kaitan dengan penyerangan 11 September. Lebih lanjut, Kapolri menuturkan, kunjungannya enam hari (13-18 Oktober) ke AS, selain membicarakan kerja sama kepolisian Indonesia dan AS juga soal keinginan Indonesia memeriksa Hambali. Para pejabat AS yang memeriksa Hambali menjelaskan, proses pemeriksaan Hambali diharapkan tidak terputus. "Jadi prinsipnya, akan diserahkan ke Indonesia setelah pemeriksaan selesai," kata Da'i tanpa menjelaskan kapan pemeriksaan akan selesai. Sebelumnya, Menlu Hassan Wirajuda juga menyatakan Bush berjanji akan menyerahkan Hambali ke Indonesia setelah pemeriksaan di AS selesai.(bu-69j) |