
| Jumat, 24 Oktober 2003 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Pilar Resto, Padukan Sport dan MovieKONSEP restoran dan rumah makan akhir-akhir ini mulai berkembang. Tidak sekadar menyajikan menu minuman dan makanan, tetapi juga ''menjual'' suasana dan berbagai kegiatan yang atraktif serta menarik. Salah satu yang mencoba mengembangkan konsep tersebut adalah Pilar Resto. Bangunan yang berdiri di tanah seluas sekitar 500 meter persegi di Jalan Gedung Kuning No 124 Yogyakarta itu, Pilar tak hanya menyediakan makanan, tetapi juga memadukannya dengan sport dan movie. Belum banyak restoran di Yogyakarta yang menggabungkan konsep tersebut. Kalaupun ada bisa dihitung dengan jari dan belum ada nuansa khas di dalamnya. Di Pilar Resto, pemilik rumah makan itu, Riyanto Setiadi, mengungkapkan konsep penggabungan dilandasi pemikiran untuk menjamu sekaligus memuaskan konsumen. ''Sebenarnya konsep berawal dari kebanyakan wisatawan asing di Yogyakarta, terutama para pebisnis, buyer. Mereka sering berkunjung ke sini untuk bertransaksi, tapi belum ada tempat kondusif guna melakukan kegiatan tersebut,'' papar Tommy, panggilan akrabnya. Berawal dari itu, dia dibantu temannya Ahmad Robit Tatius mencoba membuat restoran dengan perpaduan seperti di atas plus desain interior yang sangat menarik. Hampir separo restoran dibuat dari kayu, mulai dari kursi, meja, tiang penyangga, sampai atap. Serat kayu coklat tua dipoles melamin membuat kesan alami dan menyatu dengan alam.
Sport dan Movie Di sela-sela menikmati makanan khas steak dan nasi goreng spesial pilar, para tamu bisa sambil menonton layar lebar yang dipasang tepat di tengah-tengah ruangan, sehingga dari sisi mana pun bisa dilihat jelas acara musik, olahraga, atau film yang diputar. Menu bermacam-macam steak dan nasi goreng memang menjadi andalan. Perpaduan bumbu Eropa, Jawa, dan Cina menjadikan makanan terasa khas. Begitu pula dengan minuman green ball dan nine ball, campuran bermacam juice yang diramu koki serta bartender berpengalaman. Di sana, tak hanya menonton sport seperti balap motor, mobil, atau sepakbola, konsumen juga bisa langsung berolahraga dengan nuansa rekreatif di tempat yang sudah disediakan, bersebelahan tanpa batas dengan restoran. Lantas apa olahraga rekreatifnya? Biliar, ada enam meja berukuran besar yang dapat dipakai para tamu. Seorang pelanggan, Lisa mahasiswa sebuah PTS di Yogyakarta, mengungkapkan setiap kali ada waktu luang dia bersama teman-temannya menyempatkan diri mampir ke Pilar Resto untuk makan siang atau malam sekaligus bermain biliar. ''Tak hanya makan tapi juga bisa bermain-main biliar, bagi pemula pun tak masalah sebab ada pemandu yang bisa membantu,'' ujarnya sembari memegang stik dan mengincar bola. Sepulang dari sana ada kesan yang membuat dirinya plong, lega. Kejenuhan kuliah dan kepenatan berpikir seakan lenyap setelah menyantap menu-menu spesial dan bermain biliar dengan tarif Rp 27.000/jam. ''Satu hal yang kami terapkan secara tegas, tak boleh ada judi di meja biliar. Pernah ada tamu yang bermain memakai kartu dan terus terang kami minta untuk tidak menggunakannya,'' tandas Robit yang juga piawai bermain biliar. Soal harga, masih terjangkau masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Kendati demikian, ada harga khusus untuk para tamu asing yang biasa bertraksaksi bisnis di sana. ''Ada juga diskon pada acara-acara tertentu bagi pelanggan tetap, sedangkan untuk acara pemutaran film dan olahraga semuanya free,'' ujarnya.(Agung PW-42s) |