logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 24 Oktober 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Sebelas Titik Macet Diantisipasi

TEGAL - Arus lalu lintas di Kota Tegal sebagai titik temu dua jalur utama, yakni jalur pantura dan jalur selatan (Purwokerto), selama Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan melonjak. terutama, di beberapa ruas jalan utama. Setidaknya ada 11 titik simpul kemacetan di ruas jalan kota dan jalur utama.

Titik rawan kemacetan meningkat dari tahun lalu yang hanya ada di ruas jalur utama. Sebab, di beberapa ruas jalan utama kini berdiri sentra perdagangan seperti mal dan pasar tumpah.

''Untuk mengantisipasi kami mempersiapkan empat pos simpatik di tempat-tempat yang kami khawatirkan menimbulkan kemacetan,'' kata Kapolresta AKBP Drs Darwin Butar Butar, didampingi Kasat Lantas AKP Juliana BR Bangun, seusai meresmikan pos polisi Pasar Anyar Jalan Martoloyo, kemarin.

Juliana menuturkan 11 titik rawan macet itu antara lain Jalan MT Haryono, Gajah Mada, perempatan Pasific Mall, dan Jalan Kolonel Sugiono (depan Rita Mall).

Kerawanan di dalam kota meliputi ruas Jalan A Yani, Diponegoro, AR Hakim, Sultan Agung, Masykur, dan Pancasila.

Ruas jalan yang menimbulkan kemacetan dan rawan kecelakaan adalah Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo (Terminal Tegal).

Jembatan Penyeberangan

''Jumlah titik rawan kemacetan tahun ini meningkat. Sebab, di beberapa ruas jalan kini didirikan pusat perbelanjaan. Tidak ada mal saja sudah macet, apalagi sekarang bermunculan mal-mal baru. Tentu kami harus bekerja ekstrakeras,'' katanya.

Dia berharap pendirian mal dilengkapi jembatan penyeberangan. ''Kami sudah meminta Pemerintah Kota melengkapi jembatan penyeberangan, khususnya di perempatan Pasific Mall yang dalam waktu dekat diresmikan.''

Dia mengemukakan jika terjadi kemacetan akan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif melalui Slawi. (G12-49g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA