logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 22 Oktober 2003 Sala  
Line

Pemasangan Lampu di Jalan Protokol Diharapkan Selesai Jelang Lebaran

KOTA - Setelah dipersoalkan DPRD dan memunculkan pertentangan, akhirnya proyek penerangan jalan umum dimulai sejak awal Oktober. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Drs Triyanto MM menyatakan pemasangan lampu diprioritaskan di jalan protokol seperti Jalan Slamet Riyadi dan Jenderal Sudirman.

Dia berharap pemasangan lampu di jalan protokol selesai menjelang Idul Fitri. ''Proyek itu dimulai awal Oktober dan selesai dalam waktu tujuh bulan sejak proyek dimulai atau sekitar Maret 2004. Namun kami memprioritaskan pemasangan lampu di jalan protokol dan berharap selesai menjelang lebaran,'' kata dia, kemarin.

Sebagaimana diwartakan, dua anggota DPRD Surakarta menolak dan 29 orang menyatakan setuju naskah kerja sama Pemerintah Kota dan PT Fokus Indo Lighting (FIL) untuk merenovasi lampu penerangan jalan umum di Solo.

Dengan hasil itu, DPRD menyetujui proyek renovasi lampu penerangan jalan Rp 22.531.240.201 dengan sistem pinjaman.

Dua wakil rakyat yang tidak setuju, M Fajri dan H Ipmawan M Iqbal SP SAg, beralasan pinjaman sebesar itu melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 107 Tahun 2000 tentang Pinjaman Daerah. Sebab, menurut pendapat dua anggota Fraksi Pembaharuan (FP) itu, pinjaman itu melebihi batas maksimum pinjaman jangka pendek (Suara Merdeka, 20/9).

Triyanto mengemukakan proyek itu terbagi menjadi beberapa bagian. Yakni, penggantian lampu baru serta relokasi pemasangan dan pengadaan kWh meter. Tak kurang dari 1.500 unit lampu dipasang di sejumlah ruas jalan tersebut.

Di Berbagai Jalan

Pemasangan lampu baru dilakukan di berbagai jalan. Yakni, di Jalan Slamet Riyadi 676 titik, Sudirman 56, Urip Sumoharjo 156, Mayor Sunaryo 59, Yos Sudarso 114, Ir Sutami 18, Honggowongso 144, Gatot Subroto 48, Rongowarsito 58, RM Said 63, dan Hasanudin 73.

Relokasi dari jalan protokol ke subprotokol atau tambal sulam antara lain di Jalan Kapten Mulyadi, Sumpah Pemuda, RA Kartini, dan Sutan Syahrir. Ada pula pemasangan 10 unit lampu highmast berketinggian 25 m. Setiap unit memiliki enam lampu yang berkekuatan 1.000 Watt/lampu.

Lampu itu akan dipasang antara lain di perempatan Panti Waluyo, depan Balai Kota, perempatan Ngapeman, Tirtonadi, perempatan Panggung, Gemblegan, dan Jurug.

Yang juga termasuk proyek ini, kata dia, antara lain penambahan lampu di beberapa ruas jalan seperti Jalan Mojo, Sugiyopranoto, Kebangkitan Nasional, S Parman, Samanhudi, Moh Yamin, dan Mayor Kusmanto.

Namun dia tak memerinci berapa lampu yang terpasang di tempat itu. Juga pemasangan kWh meter pada rangkaian lampu yang mencakup 79 ruas jalan, termasuk 202 buah panel. (G18-17g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA