logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 22 Oktober 2003 Internasional  
Line

Presiden Arafat Desak Dunia Menindak Israel

RAMALLAH - Presiden Palestina Yasser Arafat kemarin mendesak para pemimpin dunia agar mengambil tindakan segera terhadap Israel, setelah negara Yahudi itu melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza yang menewaskan 10 orang.

Namun, Arafat tidak menjelaskan tindakan yang bagaimana sebaiknya diambil terhadap Israel. ''Pokoknya dunia harus intervensi untuk menghentikan kegilaan militer Israel,'' katanya kepada para wartawan di Ramallah, Tepi Barat.

Militer Israel kemarin menegaskan, pihaknya takkan mengendurkan perburuan terhadap kaum militan, sekalipun telah menewaskan 10 orang Palestina dan melukai 100 lainnya dalam serangan udara ke Gaza, Senin lalu.

Sementara itu, kelompok-kelompok militan Palestina bersumpah akan melancarkan aksi pembalasan yang setimpal terhadap negara Yahudi tersebut.

Dalam aksi perburuan terhadap tersangka militan, sebuah heli serbu Israel menembakan rudal ke sebuah mobil yang sedang melintas di jalan kota Gaza. Mobil itu hancur dan tujuh penumpangnya tewas seketika.

Perdana Menteri Israel Ariel Sharon kemarin kembali menekan otoritas Palestina agar menindak tegas kaum militan yang terus melancarkan aksi serangan jibaku terhadap Israel.

Sumber-sumber Palestina mengatakan, sasaran utama serangan Israel diarahkan pada kelompok garis keras Hamas, namun justru warga sipil tak berdosa yang menjadi korban. Dari 10 orang yang tewas, hanya dua anggota Hamas.

Serangan yang paling hebat terjadi Senin malam waktu setempat (Selasa pagi WIB) di kamp penampungan pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza bagian tengah. Di sana, sebelumnya tujuh warga Palestina ditembak mati.

Menurut para dokter di rumah sakit, mereka yang tewas semuanya warga sipil biasa.(ant-30)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA