
| Rabu, 22 Oktober 2003 | Jawa Tengah - Pantura |
Pemilih Kurang, Pilkades Randumuktiwaren BatalKAJEN - Keinginan warga Desa Randumuktiwaren Kecamatan Bojong segera memiliki kades baru, harus tertunda. Pasalnya, hasil pilkades yang diikuti warga kemarin dibatalkan karena tak mencapai kuorum. Pilkades menampilkan dua calon, yaitu Agus Sasmito (27) dengan tanda gambar padi dan Warso (37) dengan ketela. Proses pemilihan terpaksa dibatalkan ketika akan memasuki babak pengitungan suara. Salah satu petugas pengawas pilkades, Imam S, menuturkan, waktu itu warga telah selesai melakukan pemilihan. Ketika jumlah pemilih pendaftar dihitung, ternyata tidak mencapai kuorum, yaitu 2/3 dari jumlah pemilih terdaftar. Jumlah pemilih yang terdaftar di Desa Randumuktiwaren 2.462, tetapi yang datang dan melakukan pemilihan 1.557 atau kurang 84 untuk memenuhi kuorum. ''Panitia waktu itu telah keliling kampung untuk memanggil warga lain yang belum melakukan pemilihan. Namun, setelah lama ditunggu tak juga ada warga yang menyusul melakukan pemilihan,'' tuturnya. Harus Diulang Akhirnya panitia melakukan rapat koordinasi dan sesuai dengan peraturan daerah, pilkades akhirnya dibatalkan dan harus diulang. ''Panitia harus menggelar pilkades selambat-lambatnya 30 hari setelah keputusan tersebut,'' ujar Imam yang juga Subbag Pemerintahan Desa di Setda Kabupaten Pekalongan. Dari hasil pengamatan di lapangan, kata Imam, kecil sekali kemungkinan adanya kesengajaan dari oknum tertentu untuk menggagalkan pilkades. Tidak tercapainya kuorum lebih tepat karena banyak warga yang merantau ke luar kota. Kabag Kepegawaian Setda Kabupaten Pekalongan Soetrisno SSos mengatakan, sesuai dengan perda yang berlaku, pilkades tersebut memang harus diulang dari awal. Namun begitu, jika waktu tidak memungkinkan, panitia dengan diketahui pemerintahan desa dan badan perwakilan desa (BPD) bisa menetapkan hari lain yang dianggap memungkinkan. Bulan Ramadhan mendatang dimungkinkan akan menyulitkan proses pengulangan pilkades itu. ''Maka, bisa saja panitia menggelar pilkades setelah Lebaran agar tidak lagi gagal seperti kemarin,'' ujarnya. (G16-17k) |