logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 22 Oktober 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

13 Gelandangan dan Pelacur Ditangkap

PEKALONGAN- Seorang pelacur mengalami luka bocor di kepala karena menabrak pagar tembok jembatan, saat berlari menyelamatkan diri dari kejaran petugas Tim Yustisi Pemkot Pekalongan. Namun, dia kemudian tertangkap bersama 12 orang lainnya.

Selain pelacur tersebut, mereka yang ditangkap terdiri atas enam pengemis gelandangan dan orang telantar (PGOT), dua pemabuk, serta dua pasangan yang sedang berpacaran di lokasi Monumen Juang 45.

Kasubsi Rehabilitasi Sosial Kantor Yankesos Sumarjono didampingi Lilik SH dari Satpol PP menjelaskan, operasi itu untuk membersihkan jalan-jalan protokol dari gelandangan dan pelacur. Operasi melibatkan beberapa unsur, seperti Kantor Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Satpol PP, Kodim, Polres, DPKP, Bagian Minbang, dan Bagian Humas serta Koramil. Operasi dilakukan Senin malam hingga Selasa dini hari.

Diharapkan, dengan operasi tersebut umat Islam lebih khusyuk menunaikan ibadah puasa, dan tidak terganggu praktik wanita jalanan.

Dia mengemukakan, operasi itu sebenarnya dilakukan rutin setiap bulan. Hanya, untuk bulan ini dilakukan lebih cepat, mengingat beberapa hari lagi sudah memasuki Ramadhan.

Dalam operasi itu, tim masuk ke beberapa tempat pertemuan gelandangan dan pelacur. Tempat itu antara lain di kompleks Stasiun Kereta Api Jalan Merdeka, Monumen Juang 45, dan Jalan Dokter Wahidin serta di jembatan Kalibanger.

Di jembatan Kalibanger, tim menangkap sepasang remaja yang sedang berpacaran. Namun setelah digeledah, mereka memiliki identitas diri. Karena itu, tim hanya memberikan pembinaan dan peringatan agar tak mengulangi lagi perbuatannya pada malam hari di tempat sepi.

Sementara itu, enam PGOT yang ditangkap dibawa ke Panti Margo Widodo Semarang untuk diberikan bekal pelatihan selama enam bulan. Setelah keluar, mereka diharapkan tak keluyuran di jalanan. Adapun pelacur yang mengalami luka-luka, saat ini masih mendapat perawatan di Puskesmas Bendan.

Sumarjono mengatakan, operasi serupa akan digelar lagi secara bertahap sehingga Kota Pekalongan bersih dari pelacur dan PGOT. (A15-49j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA