
| Rabu, 22 Oktober 2003 | Jawa Tengah - Muria |
Warga Antisipasi Luapan Air di Musim HujanBLORA- Untuk mengntisipasi luapan air di musim penghujan, Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP) Blora bekerja sama dengan Bagian Lingkungan Hidup Setda Blora telah menyiapkan program kali bersin. "Kami bekerja sama dengan Bagian Lingkungan Hidup tengah mengupayakan pembersihan sampah dan kotoran rumah tangga yang berserakan di sungai-sungai," ungkap Kepala KKP Blora Drs Dwi Santoso. Dia mengemukakan, sudah beberapa minggu ini petugas kebersihan bersama warga sekitar dikerahkan untuk membersihkan sampah. "Minggu lalu, kami sudah melaksanakan pembersihan di sungai kawasan Taman Tirtonadi. Secara bertahap, kami masih akan membersihkan beberapa sungai lain," ujarnya. Selain sungai yang relatif besar, pihaknya juga membersihkan selokan dan got di kompleks perumahan warga. Diharapkan, masyarakat di kompleks permukiman juga turut membersihkan lingkungan masing-masing. Sementara itu, Kabag Lingkungan Hidup Setda Blora Drs Sutikno Slamet mengatakan, pihaknya telah menyiapkan serta melaksanakan program kali bersih (Prokasih). Dengan program tersebut, kebersihan sungai-sungai di kawasan kota terjaga baik. Sembarangan Dwi dan Sutikno mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membuang sampah, apalagi ke sungai. Masyarakat juga diminta untuk tidak membuang kotoran rumah tangga ke sungai yang sudah tidak dialiri air. Berdasarkan pantauan, turunnya hujan beberapa kali di Blora ternyata telah disikapi sebagian warga kota dengan membersihkan aliran sungai secara gotong royong. Hal itu untuk menghindari luapan air akibat tersumbat oleh sampah dan kotoran lain. Musim kemarau lalu ditandai dengan tidak mengalirnya air di beberapa kawasan sungai di Kota Blora. Namun, hal ini tidak membuat warga yang bertempat tinggal di pinggiran sungai menjaga kebersihan kawasan sungai tersebut. Malah masyarakat seenaknya membuang sampah dan kotoran rumah tangga serta kotoran manusia ke sungai yang telah kering tersebut. Akibatnya, pemandangan tidak sedap dengan mudah bisa dijumpai di sungai-sungai itu. Menyikapi hal itu, puluhan warga di sekitar lokasi aliran sungai tergerak untuk membersihkan kawasan tersebut dari sampah yang menumpuk. (ud-80j) |