| INDEKS BERITA HARI INI | Kamis, 16 Oktober 2003 |
Warga Minta Lebar Sungai 20 Meter
TUGU- Warga Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu meminta normalisasi Sungai Beringin cukup selebar 20 meter, namun dilakukan mulai dari jembatan Jl Raya Mangkang sampai hulu. |
Digusur, Pilih Tidak Jualan
EMPAT kali digusur (dipindah), akhirnya memilih tidak berjualan. Itulah yang dialami Purbo (39), salah satu pedagang mainan anak-anak yang mutung berjualan. Keputusasaan tersebut karena lokasi jualannya dipindah-pindah, sementara dia tidak cukup uang untuk membayar lahan kaveling jualan. |
|
|
Muter Bareng Bersama MTV Sky
SEMARANG- Memasuki bulan kelima sejak siaran perdananya pada 8 Mei lalu, Radio MTV Sky 90.75 FM mengadakan pesta grand launch. Kegiatan bertajuk ''Muter Bareng-Musik Bareng (Mubeng-mubeng) MTV Sky'' itu, diawali dengan konvoi keliling kota, Kamis (16/10) pukul 15.30-16.30. |
Kelapa Sawit Gantikan Palem Raja di Simpanglima
SEMARANG- Masih ingat nasib pohon palem raja (Oreodexa regia) di Lapangan Pancasila Simpanglima yang ditebang Pemkot karena terus mengering pada 16 September lalu? Setelah gersang beberapa waktu, kini tanaman pengganti sudah ditanam lagi. |
|
|
18 Kopling Selang Rem KA Dicuri
SEMARANG UTARA- Entah siapa pelakunya, yang jelas ulah pencuri ini tergolong kebangetan. Tindakan mereka sangat membahayakan orang banyak. Sejumlah perangkat keras gerbong kereta barang GW 151016 di Stasiun Semarang Poncol hilang dicuri orang, Rabu (15/10). |
Tiga Kajari Dilantik
SEMARANG- Pemberantasan KKN tidak dapat dilaksanakan hanya oleh institusi kejaksaan saja. Tanpa dukungan semua pihak, pemberantasan KKN niscaya tidak akan pernah membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan. Sebab praktik itu, khususnya tindak pidana korupsi, biasanya dilakukan secara rapi dan sistematik. |
|
|
Undip Akan Menyandang Predikat BHMN
SEMARANG - Undip bakal menyandang predikat sebagai universitas yang berstatus Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Status BHMN menjadikan Undip memiliki otonomi sendiri untuk memajukan lembaga pendidikan tersebut. |
Sebelum Dilepas, Harus Diuji Publik
SEMARANG - Puluhan guru, karyawan, dan alumni SMK 7 dan 8 kemarin bertemu dengan Komisi E DPRD Jateng. Instansi terkait seperti Dinas Pendidikan Kota dan Jateng, Pemkot Semarang, dan Komisi E DPRD Kota juga turut hadir. |
|
|
Konsep Pemkot Dinilai Tak Jelas
SEMARANG- Lagi-lagi Pemerintah Kota dinilai tidak memiliki konsep yang jelas terkait rencananya menjual SMK 7 dan 8, dan menjadikannya sebagai sekolah unggulan berskala internasional. Sebab belum mengetahui standar sebuah sekolah yang bertaraf internasional. |
Tewas Seketika Dilindas Trailer
SEMARANG - Kecelakaan yang melibatkan antara truk trailer dan Isuzu Panther terjadi di Jl Arteri Yos Sudarso, tepatnya dekat perempatan Tanah Mas, Rabu (15/10) siang. Seorang kernet PT LBI di Jl Madukoro, Karno (21), warga Krobokan, Panggung Lor, tewas seketika karena terlindas ban truk. |
|
|
DPC PBR Kota Kunjungi Redaksi Sosialisasi Pemilu Belum Maksimal SEMARANG- Ketua DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Haryono mengakui selama ini Suara Merdeka sudah membantu partainya dalam memperkenalkan kepada masyarakat. Sebagai partai baru, kata dia, PBR membutuhkan media untuk publikasi dan sosialisasi. |
Pemilih Pemula Diberi Pemahaman
SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mulai menyosialisasikan Pemilu 2004 kepada pemilih pemula di sejumlah sekolah. Rabu (15/10), KPU bersama sejumlah instansi di jajaran Pemerintah Kota mengawali sosialisasi di SMU Don Bosco dan Ibu Kartini. Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung delapan hari di sejumlah sekolah di Kota Semarang. |
|
|
Pemasangan Kabel Optik, 75 %
Semarang- Pemasangan kabel serat optik Gombel ke batas DIY dan batas Jatim sepanjang 350 km oleh Konsorsium Pelaksana Siemens-Pirelli-PT Karya Mitra Nugraha, kini telah mencapai 75%. Dirut Karya Mitra Nugraha Permadie selaku konsorsium Backbone Paket B mengatakan, pemasangan tahap I akan dilanjutkan tahap II di dalam Kota Semarang. |
Dephut Batal Danai Reboisasi Rp 21,3 M
GROBOGAN - Departemen Kehutanan batal mendanai penghijauan kembali (reboisasi) areal hutan yang gundul akibat penjarahan di KPH Gundih dan lainnya sebesar Rp 21,3 miliar, sebagaimana direncanakan. |
|
294 Mahasiswa Uniska Kendal Terkatung-katung
KENDAL- Dua ratus sembilan puluh empat mahasiswa yang menuntut ilmu di Yayasan Universitas Islam Kendal (Uniska) Kendal, terkatung-katung statusnya, atau bahkan terancam tidak dapat melanjutkan studi. |
Pelanggaran Verifikasi 1.788 Calon Pendukung DPD Diserahkan ke Pusat
GROBOGAN - Panwas Provinsi Jateng akhirnya menyerahkan hasil temuan Panwas Grobogan mengenai pelaksanaan verifikasi faktual calon pendukung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) oleh KPU kabupaten ke Panwas Pusat. Sebab, KPU Provinsi Jateng mengaku hanya menjalankan perintah mengenai verifikasi faktual itu dari KPU Pusat. |
|
Upah Pegawai Harian Diharap Sesuai UMK
UNGARAN - Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Semarang dari Fraksi PDI Perjuangan, The Hok Hiong meminta Pemkab Semarang agar membayar upah pegawai harian lepas (PHL) sesuai UMK resmi, yakni Rp 386.500/bulan. |
Terhukum Korupsi Akan Dijemput Paksa
KENDAL-Terhukum kasus korupsi di Kantor Agraria (sekarang Badan Pertanahan Nasional-Red), H Sulthon Fadjrie bin Chabib, akan dijemput paksa oleh pihak kejaksaan. Menurut Kasi Pidana Hukum Kejari Kendal, Handoko Setyawan SH, upaya paksa dilakukan karena terhukum sudah dipanggil secara resmi sebanyak tiga kali, tetapi tak pernah datang memenuhi panggilan. |
|
|
Rasa Khas Petai dan Daun Pisang di Nasi Goreng Bu Djaikem
MESKIPUN berjejer banyak pedagang makanan, namun warung yang terletak paling pojok di lokasi Alun-alun Ungaran itu tanpak paling ramai. Ya, kondisi seperti itu tidak mengherankan karena warung itu mempunyai ''legenda'' tersendiri bagi penggemar nasi goreng. |
Keluar Penjara, Bekas Anggota Intel TNI Ditangkap Lagi
SALATIGA- Sudarso (56), bekas intel TNI di Kota Salatiga, baru-baru ini diciduk lagi oleh petugas Reserse Kriminal Polres Salatiga sesaat setelah keluar dari Rutan Salatiga. Pasalnya, dia dilaporkan menipu dengan korban warga Demak. Akibat ulah pelaku, korban rugi Rp 13 juta. |
|
|
Jatah CPNS Hanya 155 Orang
SALATIGA - Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Salatiga sudah mengajukan permohonan ke pusat untuk merekrut 350 PNS baru. Namun oleh pusat hanya diizinkan 115. Hal itu ditegaskan Kepala BKD Salatiga Drs Subandi, Selasa (14/10). |
PAN Berikan Porsi 40% bagi Caleg Luar Partai
KENDAL- Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kendal, membuat kebijakan baru untuk menetapkan porsi calegnya di DPRD pada Pemilu mendatang. Kebijakan yang ditempuh yaitu akan mengambil caleg dari luar partai, maksimal sebesar 40%. |
|
|
Pemilih Pemula Dilirik Partai Politik
SALATIGA- Wali Kota Salatiga KRHH Totok Mintarto Notonagoro mengingatkan para pelajar yang sudah mempunyai hak pilih pada Pemilu 2004, untuk menggunakan haknya. Mereka pun selama ini menjadi incaran tersendiri bagi parpol. |
KPU Simulasikan Teknik Nyoblos
GROBOGAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Grobogan rencananya akan mengadakan simulasi teknis mencoblos tanda gambar parpol, caleg, DPD, dan capres Pemilu 2004. Target simulasi itu adalah pemilih pemula dari kalangan pelajar SLTA. |
|
|
Forum Peduli Petani Demak Dibentuk
DEMAK - DPD Partai Golkar Demak, baru-baru ini menggelar sarasehan sehari membahas upaya meningkatkan pendapatan petani Demak. Sebagai pembicara, Ir Syafii Latukonsinal dari Forum Peduli-Petani Indonesia, Yogyakarta. Sarasehan diikuti sedikitnya 75 petani se-Kabupaten Demak dan menghasilkan tiga butir kesepakatan, yaitu menjelang MT 2003 diupayakan sarasehan tersebut dikembangkan di masing-masing kecamatan. |
Golkar Demak Perjuangkan Tiga Sektor
DEMAK- Bila pada Pemilu 2004 Partai Golkar Demak masih dipercaya rakyat, parpol itu akan memperjuangkan tiga sektor. Di antaranya, mengurangi angka pengangguran di Kota Wali dengan penciptaan jaringan investasi, pewujudan stabilitas daerah dan didukung oleh kenaikan pendapatan petani/nelayan, serta perbaikan sektor pendidikan, atau wajib belajar bagi SD dan SLTP. |
|
|
Caleg PDI-P Wajib Jalani Tes Urine
KENDAL- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kendal berusaha menghapus citra sebagai partai yang sarat gontok-gontokan dan kesan buruk lainnya. Usaha itu akan dimulai dari para kadernya di legislatif. ''Karena itu, dalam proses pencalonan yang akan dimulai dalam waktu dekat, caleg PDI-P harus bebas narkoba. Dalam penentuan nomor urut juga tidak ada gontok-gontokan, karena semua melalui rapat pengurus dan bukan oleh perorangan,'' kata Ketua DPC PDI-P Kendal HM Salimun. |
||